- Bayi laki-laki yang baru lahir diculik dari RS Sundari Medan pada Senin, 31 Agustus 2026.
- Polrestabes Medan menangkap dua tersangka berinisial AM, mantan perawat, dan F terkait kasus tersebut.
- Korban ditemukan di Patumbak pada malam hari dan telah dikembalikan kepada orang tuanya dengan selamat.
SuaraSumut.id - Seorang bayi laki-laki yang baru saja dilahirkan dilaporkan hilang dari Rumah Sakit (RS) Sundari, Medan Sunggal, pada Senin (31/8/2026).
Polisi yang menerima laporan dari pihak keluarga langsung turun tangan melakukan penyelidikan. Tak membutuhkan waktu lama, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku penculikan.
Selain itu, bayi tersebut berhasil ditemukan pada malam hari dan dikembalikan kepada kedua orang tuanya.
Kasus tersebut kemudian ditangani lebih lanjut oleh Polrestabes Medan. Polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka, masing-masing berinisial AM dan F.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan, kedua terduga pelaku berhasil diamankan setelah petugas melakukan penyelidikan dan pengembangan.
"Dua orang yang kita tetapkan tersangka, inisial AM dan F," katanya kepada SuaraSumut.id, Kamis 3 September 2026.
Salah satu tersangka wanita berinisial AM, diketahui bernama Amelia dan merupakan mantan perawat di RS Sundari yang berada di Jalan TB Simatupang, Medan Sunggal. AM diamankan di kawasan Tanjung Anom.
Dari hasil pemeriksaan terhadap AM polisi kemudian melakukan pengembangan hingga akhirnya mengamankan tersangka lainnya, F, yang diduga turut membantu aksi tersebut.
Sementara itu, bayi laki-laki yang sempat dibawa pelaku berhasil ditemukan petugas di kawasan Sigaragara, Kecamatan Patumbak.
"Dari laporan yang kita terima, kita langsung bergerak. Beberapa jam langsung kita amankan pelaku dan bayinya," kata Adrian.
Setelah ditemukan dalam keadaan selamat, bayi tersebut langsung dikembalikan kepada orang tuanya yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Saat menjalani pemeriksaan, AM mengaku melakukan aksi tersebut atas inisiatif sendiri. Ia juga membantah ada pihak dari rumah sakit yang terlibat dalam aksinya.
"Saya kepikiran aja langsung ke rumah sakit. Ini kerjaan saya sendiri, inisiatif saya sendiri," ujar Amelia saat diinterogasi polisi.
Kasus penculikan bayi ini masih dalam penanganan Polrestabes Medan untuk mengungkap secara lengkap peran masing-masing tersangka serta motif di balik aksi tersebut.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
-
Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI
-
Mazda Hadirkan The All-New CX-5 Kuro Edition di Medan
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Strombolian, Status Level III Masih Berlaku
-
Brigadir Iman Dijatuhi Demosi 5 Tahun, Eks Istri Tewas karena Luka Tembak