Suhardiman
Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB
Kebakaran pabrik di Simalungun, Sumatera Utara. [Ist]
Baca 10 detik
  • PT Evyap Sabun Indonesia berkomitmen memberikan bantuan kepada keluarga tiga pekerja yang tewas akibat kebakaran di Simalungun pada Kamis, 3 September 2026.
  • Regional HR & Corporate Services Director Farid Basir menyatakan perusahaan memastikan tidak ada korban luka lain yang menjalani perawatan di rumah sakit.
  • Perusahaan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap operasional dan kinerja vendor demi mengutamakan keselamatan kerja pasca-insiden tersebut.

SuaraSumut.id - PT Evyap Sabun Indonesia menyampaikan komitmennya untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga tiga pekerja kontraktor yang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kerja yang memicu kebakaran di Desa Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.

Selain memberikan perhatian kepada keluarga korban, perusahaan juga memastikan akan melakukan evaluasi terhadap kegiatan operasional serta kinerja vendor yang terlibat.

Regional HR & Corporate Services Director PT Evyap Sabun Indonesia, Farid Basir, mengatakan perusahaan akan mengupayakan bantuan dan dukungan bagi keluarga para korban sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berkomitmen untuk memberikan segenap dukungan dan bantuan yang dapat kami upayakan kepada keluarga dan pihak-pihak yang terdampak," kata Farid dalam keterangan tertulis kepada SuaraSumut.id, Kamis (3/9/2026).

"Keselamatan dan kesejahteraan karyawan, tenaga kontraktor, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional perusahaan senantiasa menjadi prioritas utama kami,” sambungnya.

Berdasarkan data yang diterima pihak perusahaan, tiga pekerja kontraktor menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sementara itu, tidak ada korban lain yang dilaporkan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Tiga korban meninggal dunia. Tidak terdapat korban luka yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit,” ujarnya.

Pasca-insiden tersebut, perusahaan juga tengah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap dampak kebakaran, termasuk evaluasi terhadap kinerja vendor dan pengawasan kegiatan operasional perusahaan.

Farid menegaskan, langkah-langkah yang diambil perusahaan tetap menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam menentukan kelanjutan aktivitas operasional.

Baca Juga: Kebakaran Pabrik Simalungun, 3 Korban Tewas Diduga Lompat dari Lantai 6

“Kami tengah mengevaluasi dampak insiden ini terhadap kegiatan operasional perusahaan serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung kelangsungan operasional, dengan tetap menjadikan keselamatan sebagai pertimbangan utama,” ungkapnya.

Saat ini, perusahaan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang serta tim layanan tanggap darurat untuk memastikan kondisi di lokasi kejadian benar-benar aman dan terkendali.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim tanggap darurat, pihak berwenang, karyawan, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan dalam menangani insiden ini," katanya.

Load More