- Sebanyak 160 calon jemaah haji asal Medan sejak tahun 2010 tidak diketahui keberadaannya.
- Pemerintah Kota Medan bersama Kementerian Haji dan Umrah mempercepat penelusuran identitas para jemaah tersebut.
- Penelusuran dilakukan dengan mencocokkan nomor porsi bersama Disdukcapil menggunakan NIK dan Kartu Keluarga.
SuaraSumut.id - Sebanyak 160 calon jemaah Haji asal Kota Medan, Sumatera Utara, tidak diketahui keberadaannya meski telah memiliki nomor porsi sejak tahun 2010.
Terkait hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama Kementerian Haji dan Umrah RI mempercepat penelusuran terhadap ratusan calon jemaah tersebut.
"Proses verifikasi perlu dilakukan lebih menyeluruh dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta jajaran kewilayahan," kata Wali Kota Medan Rico Waas dalam keterangan yang diteriman, Rabu (9/9/2026).
Rico mengatakan, pihaknya bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Medan akan berkoordinasi untuk mencocokkan identitas masing-masing calon jemaah.
"Data berdasarkan nomor porsi nantinya dapat dicocokkan dengan NIK dan Kartu Keluarga (KK), sehingga keberadaan jemaah dapat ditelusuri hingga ke keluarganya," ujarnya.
Menurut Rico Waas, Pemkot Medan siap membantu apabila masih terdapat persoalan yang dihadapi dalam proses persiapan keberangkatan jemaah.
Ia menegaskan, koordinasi lintas instansi perlu terus diperkuat agar berbagai kendala menjelang pelaksanaan haji dapat segera ditangani.
"Kalau ada permasalahan menjelang haji, bisa disampaikan. Untuk meningkatkan layanan, kami siap," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan, Muhammad Bambang Irawan Hutasuhut, menyampaikan masih terdapat sekitar 160 jemaah di Medan yang mendaftar sejak 2010 namun hingga kini belum ditemukan keberadaannya.
Selain data, aspek kesehatan jemaah juga menjadi perhatian, meski pemeriksaan masih menunggu keterhubungan sistem dari pemerintah pusat.
Untuk pelaksanaan haji 2027, jumlah jemaah Kota Medan diperkirakan mencapai 1.939 orang, ditambah 95 jemaah lanjut usia sehingga totalnya menjadi 2.034 jemaah.
Berita Terkait
-
Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan
-
Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
-
Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar
-
Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam
-
Nasionalisme atau Manuver Oligarki? Fakta di Balik Saham Bayan Diborong Haji Isam
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC