- DBS Foundation bersama Mercy Corps Indonesia dan Pemkot Medan menggelar pelatihan kewirausahaan bagi ratusan UMKM perempuan pada 27 September 2026.
- Program setahun ini sukses menjangkau puluhan ribu peserta di tiga kota untuk meningkatkan literasi keuangan dan digitalisasi usaha.
- Wali Kota Medan Rico Waas menyatakan apresiasi serta komitmen penuh dalam mendukung pendampingan lanjutan bagi pengembangan usaha perempuan.
SuaraSumut.id - DBS Foundation bersama Yayasan Mercy Corps Indonesia, dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan, menggelar Learning Event sebagai bagian dari program Financial Inclusion for Women Entrepreneurs powered by DBS Foundation, Minggu (27/9/2026).
Direktur Eksekutif Mercy Corps Indonesia, Ade Soekadis, mengatakan kegiatan ini mengundang 800 pelaku UMKM perempuan Kota Medan untuk dibekali berbagai topik.
"Misalnya literasi keuangan, digital marketing, literasi digital, pengembangan usaha dan sebagainya sehingga mereka mendapat bekal berbagai materi supaya bisa diterapkan untuk mengembangkan bisnis yang sedang dijalani," katanya.
Ada mengatakan, kegiatan bertujuan meningkatkan ketahanan keuangan perempuan pelaku UMKM termasuk meningkatkan literasi keuangan sehingga para perempuan pelaku UMKM bisa lebih mengembangkan bisnis, mengelola keuangan dengan lebih baik.
Misalkan bagaimana mencari, menghitung harga pokok produksi sehingga menjual untuk mendapatkan untung serta bagaimana menjangkau lebih banyak konsumen dengan melakukan digital marketing dan seterusnya.
"Kegiatan ini sudah berjalan satu tahun berlangsung di tiga Kota, yakni Medan, Semarang dan Surabaya dengan target total peserta 40 ribu pelaku UMKM perempuan periode Oktober 2025 sampai September 2027," ujarnya.
Setelah program ini berjalan satu tahun, secara menyeluruh telah menjangkau 20.122 perempuan pemilik dan pengelola UMKM di tiga kota tersebut.
Sebanyak 16.286 peserta mengalami peningkatan pengetahuan literasi keuangan, pengembangan usaha dan digitalisasi. Selain itu, 5.773 peserta telah mengakses literasi digital dan kanal pemasaran digital serta 1.763 peserta telah mengakses produk dan juga layanan keuangan.
"Kami laporkan bahwa satu tahun program ini berjalan, telah menjangkau 6.650 perempuan pelaku UMKM di Kota Medan. Tentunya di tahun kedua kami harapkan meningkat lebih banyak lagi untuk menjadi peserta program ini," ucapnya.
Dengan program ini para perempuan pelaku UMKM telah menunjukkan kemampuan peningkatan kemampuan untuk mengelola keuangan usaha, menghitung harga pokok penjualan, memanfaatkan media sosial dan kanal digital untuk pemasaran, serta memahami berbagai produk dan layanan keuangan formal.
Terpenting bukan hanya pengetahuan, para perempuan pelaku UMKM ini bisa mengimplementasikan pengetahuan untuk diterapkan dalam pengelolaan usaha bisnis termasuk mengambil keputusan dalam bisnis sehari-hari.
"Capaian ini tidak mungkin kami lakukan sendiri, melainkan hasil kolaborasi yang luar biasa. Mercy Corps Indonesia percaya bahwa pemberdayaan UMKM perempuan akan lebih berkelanjutan jika dilakukan melalui kemitraan yang saling melengkapi dari berbagai pihak," ungkapnya.
Sesi talkshow menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Mercy Corps Indonesia, akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), serta praktisi usaha dan praktisi keuangan.
Program ini melibatkan 39 fasilitator dan menjangkau 21 kecamatan di Kota Medan melalui kemitraan dengan berbagai organisasi, komunitas, koperasi, dan institusi pendidikan lokal. Learning Event diisi bazar UMKM menampilkan 35 booth peserta pilihan program dari sektor craft, makanan dan fashion.
Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan, Pemkot Medan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan kegiatan tersebut.
Berita Terkait
-
Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan
-
Hilirisasi Nikel Mulai Mengubah Ekonomi Warga Kawasi
-
Industri Tambang Tumbuh, Ekonomi Warga Kawasi Ikut Bergerak
-
Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!
-
PNM - Kementerian UMKM Luncurkan Program Laksmi, Perkuat Sinergi Pemberdayaan Usaha Mikro Perempuan
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya
-
Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati
-
Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang
-
Persiraja Pecat Semua Pelatih Usai Kalah Tiga Laga Beruntun
-
5 Cara Menjaga Dapur Tetap Bersih dan Rapi, Bisa Dilakukan Setiap Hari