Suhardiman
Senin, 05 Oktober 2026 | 15:40 WIB
Ilustrasi kamar mandi. (Pixabay.com/@Lanz-Andy)
Baca 10 detik
  • Ahli gastroenterologi Susan Kais menyatakan bahwa kebiasaan buruk di kamar mandi dapat memicu wasir dan sembelit.
  • Mengabaikan keinginan BAB, bermain ponsel, dan mengejan terlalu lama dapat meningkatkan tekanan pada area rektum.
  • Menggunakan bangku kecil atau membungkuk ke depan saat duduk dapat mempermudah proses buang air besar.

SuaraSumut.id - Menjaga kesehatan pencernaan tidak hanya berkaitan dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari. Kebiasaan saat berada di kamar mandi juga ternyata dapat memengaruhi kelancaran buang air besar (BAB) dan kesehatan saluran cerna.

Menurut ahli gastroenterologi bersertifikat, Susan Kais, M.D., dalam publikasi Eating Well pada Sabtu (4/10) waktu setempat seperti duduk di toilet jauh lebih lama dari yang diperlukan hingga mengejan saat buang air besar.

Berikut beberapa perilaku rutin di kamar mandi dapat menyebabkan wasir dan masalah saluran cerna lainnya.

Mengabaikan keinginan BAB

Mengabaikan keinginan untuk Buang Air Besar (BAB) sesekali bukanlah masalah besar, tetapi melakukannya secara teratur dapat menyebabkan sembelit.

Semakin lama tinja berada di dalam usus besar, semakin banyak air yang akan diserap dan membuat tinja jauh lebih kering, keras, dan sulit dikeluarkan.

Kebiasaan ini juga berpotensi meregangkan area sigmoid dan rektum untuk menahan lebih banyak tinja. Dampak lainnya yakni tubuh menjadi kurang peka terhadap sinyal yang memberi tahu kapan waktunya BAB.

Main ponsel saat duduk di kamar mandi

Duduk di toilet terlalu lama meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar rektum dan anus, yang dapat menyebabkan wasir atau memperburuk wasir yang sudah ada. Hal ini bahkan dapat menyebabkan orang mencoba mengejan ketika tubuh mereka belum siap untuk buang air besar.

Ia menyarankan agar waktu di kamar mandi hanya digunakan untuk buang air kecil atau air besar saja, dan mencari tempat lain untuk bermain ponsel.

BAB sambil mengejan

Mengejan secara teratur untuk buang air besar dapat meningkatkan tekanan di rektum dan area anus dan dapat menyebabkan masalah seperti wasir dan fisura anus.

Ia membeberkan kebiasaan mengejan yang sering dilakukan dapat menjadi petunjuk bahwa tinja terlalu keras dan bisa menyebabkan sembelit. Daripada memaksakan diri untuk mengejan, Kais merekomendasikan untuk memperbanyak konsumsi serat, meminum banyak air dan beraktivitas untuk meningkatkan pergerakan saluran pencernaan yang baik.

Bila situasi ini berlanjut, segera konsultasikan dengan tenaga medis terkait.

Duduk dalam posisi yang salah

Load More