- Ahli reumatologi Adam Kreitenberg menyatakan produk seperti gelang tembaga dan solusi instan tidak memiliki bukti klinis kuat.
- Dokter menyarankan penggunaan kompres panas atau dingin serta latihan resistance band untuk memperkuat otot sekitar sendi.
- Aly Cohen menyarankan pembatasan paparan polutan lingkungan serta penggunaan produk pembersih berpewangi demi mencegah risiko peradangan sendi.
SuaraSumut.id - Berbagai produk yang mengklaim mampu mengurangi nyeri sendi hingga memperbaiki kondisi tulang rawan kini semakin mudah ditemukan. Namun, masyarakat disarankan tidak langsung percaya pada klaim tersebut.
Sejumlah dokter merekomendasikan beberapa pilihan yang lebih masuk akal untuk membantu menjaga kesehatan sendi, mulai dari kompres panas dan dingin hingga latihan menggunakan resistance band.
Ahli reumatologi Adam Kreitenberg, M.D., mengatakan gelang tembaga atau magnet yang banyak dipasarkan untuk membantu mengatasi nyeri sendi belum memiliki bukti kuat bahwa produk tersebut dapat memperbaiki fungsi sendi atau memengaruhi proses arthritis.
“Banyak pasien menghabiskan uang untuk produk yang menjanjikan solusi cepat untuk nyeri sendi tanpa bukti klinis yang kuat,” kata Kreitenberg, melansir Antara, Rabu (7/10/2026).
Sebagai gantinya, kompres panas atau dingin dapat digunakan untuk membantu meredakan keluhan tertentu. Dokter keluarga Scott Nass, M.D., mengatakan kompres yang dapat digunakan kembali dapat menjadi pilihan yang lebih bermanfaat.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah aktivitas fisik. Kreitenberg menyarankan latihan menggunakan resistance band untuk memperkuat otot di sekitar sendi.
Menurut dia, otot yang lebih kuat dapat membantu menjaga kestabilan sendi, mengurangi risiko cedera, dan mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan.
“Olahraga merupakan salah satu intervensi yang paling konsisten didukung bukti untuk membantu mengelola osteoartritis dan menjaga kesehatan sistem muskuloskeletal,” ujarnya.
Dokter juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada produk yang mengklaim dapat “membangun kembali tulang rawan”.
Kreitenberg menyarankan masyarakat lebih dulu memilih metode yang memiliki dasar medis, termasuk latihan fisik dan fisioterapi.
Selain aktivitas fisik, kondisi lingkungan juga menjadi perhatian. Ahli reumatologi Aly Cohen, M.D., mengatakan paparan terhadap sejumlah polutan lingkungan dapat berkaitan dengan peradangan dan kondisi seperti rheumatoid arthritis.
Karena itu, ia menyarankan masyarakat memperhatikan kualitas air minum dan mempertimbangkan penggunaan penyaring air jika diperlukan.
Cohen juga menyarankan masyarakat membatasi penggunaan produk pembersih dengan banyak pewangi dan bahan tambahan yang tidak diperlukan. Beberapa penelitian menunjukkan paparan terhadap zat tertentu, seperti ftalat, berkaitan dengan perubahan penanda peradangan dan risiko rheumatoid arthritis.
Namun, pilihan produk rumah tangga bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesehatan sendi. Menjaga berat badan, tetap aktif bergerak, dan mendapatkan penanganan medis ketika muncul nyeri atau kekakuan yang menetap tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan sendi.
Kreitenberg mengingatkan masyarakat agar tidak mengandalkan produk yang menawarkan solusi instan tanpa memeriksa penyebab keluhan terlebih dahulu. Nyeri, bengkak, atau kekakuan pada sendi yang menetap sebaiknya diperiksakan agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.
Berita Terkait
-
U by Prodia Luncurkan U-Buddy, Integrasikan Data dari Berbagai Wearable dalam Satu Aplikasi
-
Gen Z dan Milenial Makin Rajin Jaga Kesehatan, Tidur hingga Kesehatan Mental Jadi Prioritas
-
Privilege Layanan Diagnostik Eksklusif BRI dan Laboratorium Prodia
-
Menyapa Diri Sendiri Lewat Tulisan: Langkah Kecil Merawat Kesehatan Mental
-
Sugiono Jadi Menko PMK, Bidik Renovasi 300 Ribu Sekolah dan 10 Ribu Puskesmas hingga 2029
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
Hindari Empat Hal Ini untuk Jaga Kesehatan Sendi
-
Warga Kembali Temukan 2 Mortir Saat Mencari Tiram di Krueng Aceh
-
Wartawan di Madina Jadi Korban Tabrak Lari Betor, Polisi Amankan Pelaku
-
Bikin Onar Saat Timnas Juara, 8 Anggota Geng Motor di Medan Ditangkap
-
308,87 Hektare Lahan di Sumut Terdampak Karhutla