- Dapur rumah sering dianggap bersih, padahal terdapat lima benda yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya bakteri serta mikroorganisme.
- Kelima benda kotor tersebut meliputi blender, kulkas, bak cuci piring, spons cuci piring, dan talenan kayu.
- Peralatan dapur tersebut memerlukan pembersihan rutin serta perawatan yang tepat guna menjaga keamanan makanan yang dikonsumsi keluarga.
Rak dan laci kulkas juga perlu dibersihkan secara berkala. Segera bersihkan jika ada makanan tumpah atau cairan yang bocor.
3. Kitchen Sink atau Bak Cuci Piring
Jangan hanya fokus membersihkan piring. Kitchen sink atau bak cuci piring juga harus rutin dibersihkan.
Area ini sering menjadi tempat berkumpulnya sisa makanan, minyak, air kotor, dan berbagai kotoran dari peralatan makan. Bagian saluran pembuangan juga perlu mendapatkan perhatian karena sisa makanan dapat tertinggal di dalamnya.
Gagang keran juga tidak boleh dilupakan. Benda tersebut sering disentuh ketika tangan masih dalam kondisi kotor sebelum mencuci tangan.
Untuk menjaga kebersihan, bersihkan bak cuci piring secara rutin menggunakan produk pembersih yang sesuai. Setelah itu, bilas dan keringkan permukaannya.
4. Spons Cuci Piring
Spons cuci piring menjadi salah satu benda yang paling sering digunakan di dapur. Hampir setiap hari benda ini digunakan untuk membersihkan piring, gelas, sendok, wajan, hingga berbagai peralatan memasak.
Namun, spons juga mudah menyimpan air, sisa makanan, dan kotoran. Kondisi lembap tersebut membuat spons perlu mendapatkan perhatian khusus.
Spons yang sudah lama digunakan, berbau tidak sedap, rusak, atau sulit dibersihkan sebaiknya segera diganti. Setelah digunakan, bilas hingga bersih dan letakkan di tempat yang memungkinkan spons cepat kering.
Selain membersihkan spons, jangan lupa mencuci tangan setelah menangani peralatan atau permukaan yang kotor.
5. Talenan Kayu
Talenan juga termasuk benda yang perlu diperhatikan. Alat ini digunakan untuk memotong berbagai bahan makanan, mulai dari sayuran, buah, daging, ikan, hingga bahan mentah lainnya.
Permukaan talenan yang sudah memiliki banyak goresan dapat membuat sisa makanan lebih mudah tertinggal. Jika tidak dibersihkan dan dikeringkan dengan baik, kondisi tersebut dapat menyebabkan talenan menjadi sumber kontaminasi.
Salah satu kebiasaan yang dapat diterapkan adalah menggunakan talenan berbeda untuk bahan mentah seperti daging dan untuk buah atau sayuran yang siap dikonsumsi.
Berita Terkait
-
Gus Ipul Sambangi dan Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Solok
-
Cara Membersihkan Rice Cooker, Bolehkah Dicuci Pakai Air? Ini Langkah yang Benar
-
500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet
-
1.000 Dapur MBG Akan Kembali Dibangun di 3 Wilayah Ini
-
Posisi Jarak Ideal Kulkas dari Dinding agar Kompresor Tidak Cepat Panas dan Awet
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
5 Benda Paling Kotor di Dapur yang Sering Tak Disadari, Apa Saja?
-
Pria Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 22 UNPRI Medan, Kampus: Bukan Mahasiswa UNPRI
-
HKBP Jadwalkan Gelar Ibadah Raya Puncak HUT ke-165 di Stadion Utama GBK
-
Polisi Mediasi 5 Siswi Bully Anak SD di Medan, Penyebab Diduga Gegara Postingan Medsos
-
Promo Tanggal Kembar, Coba Strategi Stok Dapur Tiga Bulan agar Belanja Lebih Hemat