- BNNP Sumut menangkap dua kurir berinisial RP dan MH di Tanjung Balai pada September 2026.
- Petugas menyita barang bukti berupa puluhan bungkus pod getar berisi etomidate yang menyasar generasi muda.
- BNNP Sumut kini memburu bandar utama pemilik narkotika tersebut yang diduga berdomisili di negara Kamboja.
SuaraSumut.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) memburu sosok bandar sekaligus pemilik narkotika jenis pod getar atau vape narkoba asal Kamboja yang diduga mengedarkannya di Kota Medan.
Hal ini terungkap setelah BNNP Sumut melakukan penangkapan pada awal September 2026. Petugas menangkap dua orang tersangka berinisial RP (33) dan MH alias D (31) di Kota Tanjung Balai yang diduga kaki tangan bandar narkoba di Kamboja.
"Pada saat diamankan kedua tersangka sempat melarikan diri dan membuang barang bukti," kata Kepala BNNP Sumut Brigjen Atar Nugroho, Jumat (9/10/2026).
Ia mengatakan dari penangkapan kedua tersangka pihaknya turut mengamankan barang bukti pod getar yang berisi 64,69 gram etomidate.
"Tersangka menyimpannya dalam 29 bungkus plastik warna hitam," ungkap Atar.
Dari analisa kasus, lanjut Kepala BNNP Sumut, peredaran pod getar menjadi atensi pihaknya karena menyasar generasi muda di Medan.
Sementara itu, Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut, Kombes Josua Tampubolon, mengatakan Dari tersangka yang telah diamankan diduga memiliki hubungan dengan jaringan narkoba di Kamboja.
Peredaran pod getar itu diduga melibatkan kesepakatan dengan pihak di luar daerah sebelum barang masuk ke wilayah Sumut.
“Dan saat ini kami sedang memburu (bandar) yang diduga pemilik barang atau bandarnya yang berdomisili di Kamboja,” ujar Josua.
Ia menjelaskan, berdasarkan pengakuan tersangka, pod getar tersebut diduga menyasar tempat-tempat hiburan malam.
Namun, BNNP Sumut masih mendalami keterangan tersebut untuk memastikan pola distribusi dan lokasi peredarannya.
“Kemudian hal ini sudah dilaksanakan kesepakatan dari luar ke wilayah kita Sumatera Utara. Menurut pengakuan tersangka, mereka ini masuk ke tempat-tempat hiburan malam,” katanya.
Menyikapi temuan tersebut, BNNP Sumut berencana meningkatkan pengawasan terhadap tempat-tempat yang diduga menjadi sasaran peredaran pod getar, termasuk melalui razia, deteksi dini, dan monitoring.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya peredaran narkotika dengan modus yang memanfaatkan perangkat vape, terutama di kalangan anak muda.
Josua menyebut, penggunaan pod getar menjadi perhatian serius karena berdasarkan hasil pengungkapan yang dilakukan, kelompok usia remaja hingga dewasa muda ditemukan dalam pola penggunaan barang tersebut.
Berita Terkait
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Pegawai Rutan Depok Dibayar Rp1 Juta Tiap Bawa Sabu untuk Napi
-
Nama BNN Mau Diubah Jadi BNPN, Prabowo Ungkap Nyawa Petugas Melayang di Kampung Narkoba
-
Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba
-
Pegawai Rutan Depok Sediakan Narkoba untuk Narapidana Berpesta, Lengkap dengan Alatnya
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Sabun Kojie San untuk Wajah atau Badan? Simak Kegunaan dan Kandungannya
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Breaking News! Belasan Siswa SD Negeri di Medan Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG
-
BNNP Sumut Buru Bandar 'Pod Getar' ke Kamboja Usai Tangkap 2 Kurir di Tanjung Balai
-
5 Cara Mencegah Penularan Influenza A
-
Cara Menghemat Ruang Lemari Pakaian Tanpa Membuang Baju, Cukup Ganti Gantungan
-
Tren Desain Ruang Kerja: Nyaman dan Dorong Produktivitas Karyawan