- Tubuh mengalami dehidrasi ringan pada pagi hari akibat kehilangan cairan melalui pernapasan dan keringat saat tidur.
- Melewatkan minum air pagi hari dapat menurunkan konsentrasi, mengganggu performa olahraga, serta memicu masalah pencernaan.
- Institute of Medicine merekomendasikan wanita dewasa mengonsumsi 2-2,7 liter dan pria dewasa 2,5-3,7 liter air setiap hari.
SuaraSumut.id - Minum air putih setelah bangun tidur menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Setelah tidur selama beberapa jam tanpa asupan minuman, tubuh tetap kehilangan cairan melalui pernapasan dan keringat. Jika kebutuhan cairan tidak segera dipenuhi, seseorang berisiko mengalami dehidrasi ringan yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.
Kebiasaan melewatkan minum air putih pada pagi hari mungkin terlihat sepele. Namun, jika seseorang juga kurang minum sepanjang hari, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kekurangan cairan, sakit kepala, gangguan konsentrasi, hingga masalah pencernaan.
Air berperan penting dalam membantu mengatur suhu tubuh, mengangkut nutrisi, menjaga fungsi organ, serta mendukung berbagai proses metabolisme. Karena itu, memenuhi kebutuhan cairan sejak pagi dapat menjadi langkah awal untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Lantas, apa saja dampak tidak minum air putih setelah bangun tidur? Berikut enam hal yang perlu diketahui.
1. Mengalami dehidrasi
Selama tidur, tubuh kehilangan sekitar 400 hingga 700 mililiter air melalui pernapasan dan keringat. Karena itu, seseorang dapat terbangun dalam kondisi sedikit dehidrasi.
2. Lebih sulit memenuhi kebutuhan cairan
Minum air pada pagi hari membantu memenuhi kebutuhan hidrasi harian. Orang yang minum air segera setelah bangun tidur juga cenderung mengonsumsi lebih banyak air sepanjang hari dibandingkan mereka yang tidak melakukannya.
3. Konsentrasi menurun
Dehidrasi dapat memengaruhi memori jangka pendek, konsentrasi, dan suasana hati. Bahkan, kehilangan 1 hingga 2 persen cairan tubuh dapat mengganggu kinerja kognitif.
4. Performa olahraga terganggu
Kekurangan cairan dapat meningkatkan kelelahan dan menurunkan daya tahan tubuh saat berolahraga. Minum air sebelum dan selama latihan membantu menjaga hidrasi dan mendukung performa fisik.
5. Pencernaan kurang nyaman
Air membantu pergerakan makanan di usus dan menjaga keteraturan buang air besar. Kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko sembelit atau memperburuk kondisi tersebut.
Berita Terkait
-
Bagaimana Cara Cepat Menghilangkan Kerak Air Putih di Dasar Teko Pemanas Listrik?
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Berapa Liter Air Putih yang Sebaiknya Diminum saat Malam Hari?
-
Berapa Liter Air Putih yang Harus Diminum Saat Malam Hari Agar Tetap Terhidrasi Saat Puasa?
-
Setop Dehidrasi, Terapkan Aturan 2-4-2 saat Puasa agar Cairan Terpenuhi Tanpa Bikin Begah
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
5 Cara Mencegah Rayap pada Lemari Kayu agar Awet dan Tidak Mudah Rusak
-
Polisi Gerebek Besar-besaran Sarang Narkoba di Deli Serdang, 37 Orang Diamankan
-
Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga
-
Brand Finance 2026: Nilai Merek BRI Capai USD6,9 Miliar, Tertinggi di Indonesia
-
7 Cara Menata Kamar Tidur Sempit dengan Kasur Besar agar Terasa Lebih Luas dan Nyaman