- Pengguna smartphone harus memilih powerbank berdasarkan kapasitas, kecepatan pengisian, port, dan fitur keamanannya.
- Konsumen disarankan memperhatikan ukuran, garansi resmi, reputasi merek, serta aturan penerbangan sebelum membeli powerbank.
- Pengguna wajib menghindari penggunaan powerbank rusak dan menjaga cara pemakaian demi keamanan perangkat.
SuaraSumut.id - Powerbank menjadi salah satu aksesori penting bagi pengguna smartphone di era digital. Aktivitas sehari-hari yang semakin bergantung pada ponsel, mulai dari bekerja, berkomunikasi, navigasi, hingga membuat konten media sosial, membuat kebutuhan baterai cadangan semakin tinggi.
Namun, memilih powerbank tidak boleh hanya berdasarkan kapasitas besar atau harga murah. Ada sejumlah faktor penting yang perlu diperhatikan, seperti kapasitas baterai, kecepatan pengisian daya, jenis port, teknologi pengisian cepat, hingga fitur keamanan.
Saat ini pilihan powerbank semakin beragam. Mulai dari kapasitas 5.000 mAh hingga 30.000 mAh, model wireless charging, sampai teknologi USB-C Power Delivery (PD) yang mampu mengisi daya perangkat lebih cepat.
Lantas, bagaimana cara memilih powerbank yang bagus dan baik agar tidak salah beli? Berikut panduan lengkap yang bisa menjadi pertimbangan sebelum membeli.
1. Perhatikan kapasitas powerbank sesuai kebutuhan
Hal pertama yang perlu diperhatikan ketika memilih powerbank adalah kapasitas baterainya. Kapasitas biasanya ditulis menggunakan satuan miliampere-hour (mAh). Semakin besar kapasitas powerbank, semakin banyak energi yang dapat disimpan. Namun, kapasitas besar juga biasanya membuat ukuran dan bobot perangkat bertambah.
Untuk penggunaan sehari-hari, powerbank 10.000 mAh bisa menjadi pilihan praktis karena relatif mudah dibawa. Sementara itu, kapasitas 20.000 mAh lebih cocok bagi pengguna yang sering bepergian atau memiliki beberapa perangkat elektronik.
Perlu diketahui, kapasitas yang tertera pada kemasan tidak selalu sama dengan energi yang bisa digunakan untuk mengisi smartphone. Proses konversi tegangan dan kehilangan energi membuat daya yang diterima perangkat lebih rendah daripada angka kapasitas nominal.
2. Periksa output daya dan fitur fast charging
Cara memilih powerbank yang bagus berikutnya adalah memeriksa output daya atau watt. Output daya menentukan seberapa cepat powerbank dapat mengisi baterai perangkat. Semakin tinggi watt yang didukung, semakin besar potensi kecepatan pengisian, selama smartphone atau perangkat yang digunakan juga mendukung teknologi tersebut.
Namun, angka watt tinggi bukan satu-satunya penentu kecepatan. Smartphone, kabel, dan protokol pengisian harus mendukung daya yang sama. Perhatikan juga teknologi USB Power Delivery (USB PD). Teknologi ini memungkinkan pengaturan penyaluran daya melalui USB-C sehingga kompatibilitas pengisian bisa lebih fleksibel pada perangkat yang mendukungnya.
3. Pilih powerbank dengan port USB-C
USB-C menjadi salah satu fitur penting yang sebaiknya dipertimbangkan ketika membeli powerbank pada 2026. Port USB-C menawarkan konektor yang bisa digunakan secara bolak-balik sehingga lebih praktis ketika memasang kabel. Selain itu, USB-C juga banyak digunakan pada smartphone, tablet, dan laptop generasi terbaru.
Sebaiknya pilih powerbank yang memiliki minimal satu port USB-C dengan dukungan pengisian cepat. Periksa pula apakah port USB-C berfungsi sebagai input, output, atau keduanya. Sebab, tidak semua port USB-C pada powerbank memiliki fungsi yang sama.
Jika masih menggunakan perangkat dengan kabel USB-A, powerbank yang memiliki kombinasi USB-C dan USB-A bisa menjadi pilihan lebih fleksibel.
Berita Terkait
-
Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan
-
Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi
-
Indonesia Tak Cukup Mencetak Insinyur, Kita Harus Membangun Industrinya
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Cara Memilih Powerbank yang Bagus dan Baik 2026, Jangan Asal Lihat Kapasitas!
-
Gerindra Klaim Polisi yang Tangkap Kadernya di Jatim Dimutasi karena Diduga Minta Uang
-
Komplotan Pencuri Motor Modus Tabrak Adik Ditangkap, Beraksi di 50 TKP Sumut
-
Suka Minum Kopi Pagi Hari? Jangan Lewatkan Segelas Air Putih
-
Rutin Makan Kacang Tanah, Penelitian Ungkap Manfaatnya untuk Daya Ingat