Omset Pemandu Kuda Tunggang di Medan Merosot karena Sepinya Wisatawan

Salah satunya adalah usaha penyewaan tunggangan kuda di Istana Maimun Medan. Mereka merasakan lesunya pendapatan akibat sepi wisatawan.

Suhardiman
Kamis, 29 Oktober 2020 | 18:54 WIB
Omset Pemandu Kuda Tunggang  di Medan Merosot karena Sepinya Wisatawan
Sejumlah masyarakat Medan memanfaatkan hari libur panjang berwisata di Istana Maimun Medan (Suara.com/Muhlis)

SuaraSumut.id - Dampak pandemi Covid-19 masih dirasakan beberapa pelaku usaha di Medan. Salah satunya adalah usaha penyewaan tunggangan kuda di Istana Maimun Medan. Mereka merasakan lesunya pendapatan akibat sepi wisatawan.

Salah seorang penyedia jasa tunggangan kuda, Jovin (30) mengatakan, sepinya wisatawan yang datang menjadi penyebab menurutnya omset.

"Selama pandemi penghasilan sangat menurun dibanding sebelum pandemi," kata Jovin di area Istana Maimun Medan, Kamis (29/10/2020).

Ia mengatakan omset dari usahanya menurun hingga 50 persen.Untuk mensiasati kondisi itu, ia terpaksa mencari sumber pendapatan lain.

Baca Juga:Epidemiolog: Liburan Tak Bahaya, Masyarakat dan Virus Corona Bahagia!

"Hampir separoh (50 persen). Memang kita sadari bahwa yang terdampak semua sektor usaha ya, makanya mensiasatinya dengan usaha lain," ujarnya.

Ia mengatakan, hanya beroperasi pada hari libur atau akhir pekan.

"Paling kita hanya beroperasi saat hari libur atau akhir pekan saja. Kalau hari biasa, ngerjain yang lain," ungkapnya.

Sepinya wisatawan yang datang ke Istana Maimun Medan saat pandemi juga diakui oleh pengelola, Tengku Ham saat ditemui di lokasi.

Jika sebelum pandemi, kata Tengku, saat libur panjang jumlah wisatawan yang datang sangat signifikan.

Baca Juga:Pemda Wonogiri Izinkan Warga Gelar Pesta Pernikahan Plus Hiburan, Tapi...

"Sangat terasa lah bedanya. Kalau sebelum pandemi masih ada anak sekolah yang datang untuk wisata sejarah. Sekarang udah gak ada," ujarnya.

Selama masa pandemi belum satu pun wisatawan manca negara yang datang. Padahal, salah satu pengunjung yang intens berkunjung adalah wisatawan asal Malaysia.

"Sampai hari ini belum ada (wisatawan mancanegara). Kalau biasnya kan banyak itu dari negara tetangga, Malaysia selain wisatawan lokal. Ini belum ada datang mereka," ujarnya.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah masyarakat di Kota Medan memilih memanfaatkan hari libur dan cuti untuk berwisata di dalam kota.

Sejak siang beberapa wisatawan lokal mulai tampak berdatangan ke lokasi itu. Sebelum masuk ke ruang utama istana, para wisatawan diwajibkan untuk mencuci tangan di tempat yang disediakan.

Sebelum sampai di tempat pengambilan tiket, seluruh wisatawan wajib menjalani pengukuran suhu tubuh menggunakan alat thermo gun dari petugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini