SuaraSumut.id - Sebanyak 521 personel akan dikerahkan untuk mengamankan pelantikan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh.
Polisi bakal berjaga mulai dari bandara Gedung DPR Aceh (DPRA) hingga tempat penginapan menteri.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono mengatakan, pelantikan dijadwalkan dalam sidang paripurna istimewa DPR Aceh, Kamis (5/11/2020).
"Pelantikan dilakukan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Pengamanan mulai dari penjemputan Menteri hingga proses pelantikan sampai selesai," katanya dilansir Antara, Rabu (4/11/2020).
Baca Juga:Gubernur Riau Lantik Anak Buahnya Secara Tertutup, Ada Apa?
Ia mengatakan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelantikan kondusif.
"Kami mengimbau masyarakat ikut bersama-sama menyukseskan pelantikan Gubernur Aceh serta mewujudkan kondisi keamanan yang kondusif di Aceh," ujarnya.
Jalan Depan Gedung DPRA Ditutup
Sementara, Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, jalan depan Gedung DPR Aceh ditutup saat prosesi pelantikan.
"Penutupan jalan pada Kamis (5/11/2020) mulai 07.00 WIB. Jalan yang ditutup dari Simpang Lima hingga Jambo Tape, Banda Aceh," cetusnya.
Baca Juga:Polisi Selidiki Motif Tersangka Tusuk Ustadz di Aceh Saat Maulid Nabi
Ia mengimbau mohon masyarakat tidak melewati ruas jalan ditutup tersebut serta menggunakan jalur alternatif. Jalan akan dibuka kembali setelah rangkaian pelantikan Gubernur Aceh selesai.
"Pengaturan arus lalu lintas saat pelantikan Gubernur Aceh oleh Menteri Dalam Negeri melibatkan 144 personel polisi lalu lintas," jelasnya.
Diberitakan, Nova Iriansyah sebelumnya menjabat Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022.
Ketua Partai Demokrat Aceh itu diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh setelah Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2018.