facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Surat Milik Korban Kapal Titanic Dilelang, Berapa Harganya?

Suhardiman Kamis, 05 November 2020 | 07:10 WIB

Surat Milik Korban Kapal Titanic Dilelang, Berapa Harganya?
Ilustrasi tragedi Titanic. [AFP]

Kapal tersebut tenggelam lebih dari dua jam kemudian dengan hilangnya lebih dari 1.500 nyawa.

SuaraSumut.id - Sebuah surat yang ditulis seorang korban kapal Titanic akan di lelang.

Dilansir dari New york Post, surat itu akan dilelang pada 14 November. Diperkiraan pra-penjualan Rp56 juta hingga Rp94 juta.

Surat itu ditulis oleh John Harper, pendeta dari Gereja Baptis Walworth Road di London. Seorang duda pergi dengan saudara perempuan dan putrinya berusia 6 tahun untuk berkhotbah di Gereja Moody di Chicago.

Titanic menabrak gunung es di Atlantik Utara pada 14 April 1912 pukul 23:40, selama pelayaran perdananya dari Southampton ke New York.

Baca Juga: Pemilu AS: Biden atau Trump, Kapan Pemenang Bisa Diketahui?

Kapal tersebut tenggelam lebih dari dua jam kemudian dengan hilangnya lebih dari 1.500 nyawa.

Lelang Andrew Aldridge dari Henry Aldridge and Son mengatakan, meski putri dan saudara perempuan Harper dimasukkan ke dalam sekoci dan selamat, pendeta itu tetap di atas kapal Titanic dan memberikan jaket pelampungnya kepada sesama penumpang.

"Catatan kontemporer menyatakan bahwa Harper memberitakan Injil sampai akhir (terutama Kisah 16:31), pertama di atas kapal yang tenggelam dan kemudian kepada mereka yang berada di air yang beku sebelum menyerah pada hal yang tak terhindarkan,” jelasnya melalui email.

Surat itu mengucapkan terima kasih kepada “Saudara Muda yang terkasih” atas bantuannya sebelum keberangkatan Harper ke AS. Ditulis di atas alat tulis Titanic, surat itu bertanggal 11 April 1912 dan dikirim dari Queenstown, Irlandia ketika Titanic menjemput penumpang di sana hari itu.

"Saya menulis kalimat ini sebelum kami tiba di Queenstown untuk meyakinkan Anda bahwa saya tidak melupakan Anda dan terutama semua kebaikan Anda saat kita berada di utara,” tulis Harper.

Baca Juga: Kasus Surat Jalan Palsu, Saksi Dapat Identitas Djoko Tjandra dari Prasetijo

Lebih dari 100 tahun setelah tenggelamnya Titanic, kejadian itu terus menjadi sumber daya tarik.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait