Revitalisasi Terminal Amplas Medan Diproyeksikan Lebih Modern

Revitalisasi Terminal Amplas Medan menelan biaya Rp 45 miliar, yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Suhardiman
Minggu, 08 November 2020 | 20:32 WIB
Revitalisasi Terminal Amplas Medan Diproyeksikan Lebih Modern
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat meresmikan pembangunan Terminal Amplas [Suara.com/Muhlis]

Ia berharap, akhir tahun 2021 terjadi lompatan angkutan massal di kota-kota besar di Indonesia.

"Tadi di Sumut saya tanya Kreta Api masih 6 ribu, dan bus mungkin masih 10 ribu. Jadi persiapan angkutan massal itu harus kita lakukan dari sekarang. Terminal Amplas ini fungsional dan penting," ungkap Menhub.

Ia berharap semua stakeholder dapat mendukung pembangunan dan pembenahan Terminal Amplas.

Selain peletakan batu pertama pembangunan Terminal Amplas, dilakukan peluncuran transportasi massal berbasis By The Service (BTS).

Baca Juga:Ditanya soal Kesejahteraan di Medan, Akhyar-Salman Singgung Omnibus Law

Sebanyak 5 koridor akan dibangun untuk menunjang pelayanan penggunaan angkutan massal itu, yakni mulai dari koridor Pinang Baris-Lapangan Merdeka, Belawan-Lapangan Merdeka, Tembung- Lapangan Merdeka, Amplas-Lapangan Merdeka dan Medan Tuntungan-Lapangan Merdeka.

"Pada tahun 2020, program BTS ada di 5 kota besar di Indonesia, dan yang terakhir di Kota Medan. Hari ini kita harapkan kita mulai untuk flag offnya," pungkasnya.

Kontributor : Muhlis

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini