Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Diminta Investigasi Total

Meski kondisi listrik di sejumlah daerah mulai berangsur pulih, namun peristiwa blackout ini perlu diusut secara menyeluruh.

Suhardiman
Senin, 25 Mei 2026 | 13:10 WIB
Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Diminta Investigasi Total
Ilustrasi listrik padam. [Ist]
Baca 10 detik
  • Wilayah Sumatera Bagian Utara mengalami pemadaman listrik total selama lebih dari 27 jam pada Mei 2026.
  • Ketua LAPK menuntut investigasi menyeluruh untuk menentukan penyebab teknis serta mengevaluasi sistem manajemen jaringan distribusi kelistrikan.
  • Pemadaman massal tersebut menyebabkan kerugian ekonomi signifikan serta mengganggu aktivitas pelayanan publik dan kebutuhan harian masyarakat.

SuaraSumut.id - Listrik padam total atau blackout yang melanda wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memunculkan pertanyaan besar terkait ketahanan sistem kelistrikan nasional.

Meski kondisi listrik di sejumlah daerah mulai berangsur pulih, namun peristiwa blackout ini perlu diusut secara menyeluruh.

"Pengusutan penting dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab utama gangguan, apakah murni faktor teknis, lemahnya sistem mitigasi risiko, kegagalan manajemen jaringan distribusi, atau adanya kelalaian dalam pengawasan dan pengambilan keputusan," kata Ketua LAPK Padian Adi S Siregar, Senin, 25 Mei 2026.

Selain itu, pengusutan juga penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang seperti blackout besar yang pernah terjadi sebelumnya.

"Masyarakat berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, mengapa gangguan dapat meluas hingga berdampak pada banyak wilayah, dan sejauh mana kesiapan sistem kelistrikan nasional dalam menghadapi gangguan besar," ujarnya.

Selain aspek teknis, evaluasi juga perlu menyentuh aspek tata kelola dan tanggung jawab manajemen.

Sebab, pemadaman massal yang berlangsung lama bukan hanya persoalan gangguan listrik biasa, tetapi sudah berdampak terhadap pelayanan publik, aktivitas ekonomi, dan hak masyarakat sebagai konsumen.

Pemadaman listrik diketahui berlangsung hingga lebih 27 jam. Akibatnya, pelanggan mengalami kerugian besar.

Tidak hanya kerugian material langsung akibat padamnya listrik dan kerusakan perangkat elektronik, tetapi juga kerugian tambahan yang muncul selama pemadaman berlangsung.

Banyak masyarakat harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bahan bakar genset, lilin, lampu darurat, hingga kebutuhan lain untuk mempertahankan aktivitas rumah tangga maupun usaha mereka selama listrik padam lebih dari satu hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini