15 Juta Warga Britania Raya Alami Gangguan Kesehatan Akibat Gelombang Panas

Di mana 28 persen warga dewasa di Inggris Raya mengaku mengalami gangguan kesehatan akibat gelombang panas.

Suhardiman
Kamis, 09 Juli 2026 | 14:23 WIB
15 Juta Warga Britania Raya Alami Gangguan Kesehatan Akibat Gelombang Panas
Ilustrasi gelombang panas Britania Raya. [Unsplash/Immo Wegmann]
Baca 10 detik
  • Riset End Fuel Poverty Coalition mencatat 15 juta warga Britania Raya mengalami gangguan kesehatan akibat gelombang panas ekstrem.
  • Dampak kesehatan paling signifikan dirasakan oleh penyandang disabilitas serta kelompok masyarakat yang mengalami kesulitan kondisi finansial.
  • Mayoritas warga Inggris khawatir frekuensi gelombang panas akan semakin meningkat dan parah di masa depan akibat perubahan iklim.

SuaraSumut.id - Gelombang panas yang melanda Britania Raya kembali memunculkan kekhawatiran serius terhadap dampak perubahan iklim.

Tidak hanya menyebabkan suhu udara meningkat tajam, cuaca ekstrem tersebut juga memicu berbagai gangguan kesehatan yang dialami jutaan penduduk.

Berdasarkan riset yang dirilis End Fuel Poverty Coalition, lebih dari 15 juta orang dilaporkan mengalami gangguan kesehatan selama gelombang panas yang terjadi baru-baru ini.

Di mana 28 persen warga dewasa di Inggris Raya mengaku mengalami gangguan kesehatan akibat gelombang panas.

Selain itu, 47 persen responden dengan kondisi keuangan sulit atau sangat sulit dan 44 persen penyandang disabilitas mengatakan bahwa mereka mengalami gangguan kesehatan akibat suhu yang tinggi, berdasarkan hasil riset tersebut.

Sementara itu, 65 persen warga dewasa di Inggris Raya mengatakan khawatir jika gelombang panas akan menjadi makin sering terjadi dan kian parah di negara tersebut sebagai dampak perubahan iklim.

"Risiko semakin besar bagi rumah tangga yang memiliki ventilasi buruk atau tidak mampu menerapkan langkah-langkah pendinginan pasif. Dan risikonya juga meningkat bagi masyarakat yang tidak mampu menanggung biaya penggunaan kipas angin maupun AC untuk menjaga rumah mereka tetap sejuk," kata koordinator End Fuel Poverty Coalition Simon Francis, melansir Antara, Kamis, 9 Juli 2026.

End Fuel Poverty Coalition yang berbasis di Inggris merupakan koalisi yang beranggotakan lebih dari 100 kelompok kampanye antikemiskinan, kesehatan, perumahan dan lingkungan, lembaga amal, otoritas lokal, serikat pekerja, serta organisasi konsumen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini