- Seorang pengemudi ojek online disabilitas menjadi korban tabrak lari oleh angkot di Jalan Jamin Ginting, Medan, Minggu, 5 Juli 2026.
- Seorang pria berpura-pura memberikan pertolongan kepada korban, namun justru membawa kabur sepeda motor milik korban dari tempat penitipan.
- Rekaman CCTV aksi pelaku telah diserahkan kepada pihak Polsek Medan Baru sebagai bukti laporan untuk proses penyelidikan kepolisian.
SuaraSumut.id - Nasib pilu menimpa RA, seorang driver ojek online (ojol) penyandang disabilitas di Kota Medan, Sumatera Utara. Setelah menjadi korban tabrak lari angkot, sepeda motor yang menjadi sumber penghasilannya justru dibawa kabur oleh seorang pria yang sempat berpura-pura memberikan pertolongan.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jamin Ginting, Medan, pada Minggu, 5 Juli 2026. Saat itu, RA mengalami kecelakaan setelah disenggol sebuah angkot yang kemudian langsung melarikan diri dari lokasi.
Warga yang melihat kejadian berusaha membantu korban dan membawanya ke rumah sakit. Di tengah situasi tersebut, seorang pria yang mengaku ingin membantu justru diduga memanfaatkan keadaan.
Motor milik korban sempat dititipkan di sebuah salon tidak jauh dari lokasi kecelakaan. Namun, pria tersebut kemudian kembali ke salon dan meminta kunci kendaraan dengan alasan akan mengurus keperluan korban.
Setelah mendapatkan kunci, ia membawa kabur sepeda motor tersebut. Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, kemudian beredar di media sosial dan menjadi viral.
Rekaman itu memperlihatkan dengan jelas wajah pria yang diduga membawa kabur motor korban, sehingga diharapkan dapat menjadi petunjuk bagi kepolisian untuk segera mengungkap identitas dan menangkap pelaku.
"Wajah pelakunya sudah terekam CCTV, jadi mudah-mudahan polisi segera bisa mengidentifikasi," kata Nedi (39), salah seorang warga kepada SuaraSumut.id, Selasa 7 Juli 2026.
Warga juga mengecam tindakan pelaku yang dinilai tidak memiliki rasa kemanusiaan. Menurut mereka, saat korban sedang kesakitan akibat kecelakaan, pelaku justru memanfaatkan situasi untuk melakukan pencurian.
"Motornya yang dipakai mencari nafkah dibawa kabur. Pelaku awalnya pura-pura menolong, ternyata niatnya mencuri, sangat keterlaluan," kesal Nedi.
Ibu korban, Nurhayati Boru Rajagungkuk, mengatakan putrinya mengalami memar di bagian paha serta mengeluhkan nyeri pada dada akibat kecelakaan tersebut.
Ia menjelaskan, pelaku sempat ikut mengantar korban sebelum kembali mengambil sepeda motor yang dititipkan di salon.
"Orang yang membawa kabur motor itu awalnya pura-pura membantu mengantar ke rumah sakit," ucap Nurhayati.
"Setelah itu dia kembali ke salon, meminta kunci motor, lalu membawa kabur motor anak saya," tambahnya.
Kasus dugaan pencurian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Medan Baru. Keluarga berharap polisi segera menangkap pelaku dan menemukan kembali sepeda motor korban yang selama ini digunakan untuk bekerja.
Kontributor : M. Aribowo