alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ustaz Maaher Serang Balik Gus Miftah, Sekarang Komentar soal Ereksi

Farah Nabilla | Hernawan Selasa, 24 November 2020 | 19:12 WIB

Ustaz Maaher Serang Balik Gus Miftah, Sekarang Komentar soal Ereksi
Ustaz Maaher. [@na_dirs / Twitter]

Pada unggahan kali ini, Ustaz Maaher menyinggung kata 'ngaceng' yang diidentikkan dengan ereksi pada alat vital.

SuaraSumut.id - Ustaz Maaher kembali menyindir Gus Miftah terkait ceramahnya. Kali ini Ustaz Maaher berkomentar soal ceramah Gus Miftah yang membahas soal ereksi di hadapan para jemaah pengajiannya.

Ustaz Maaher menilai ucapan itu tak pantas dilontarkan oleh seseorang yang disebut sebagai kiai.

Aksi saling sindir lewat media sosial antara Ustah Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah dan Ustaz Maaher At-Thuwailibi kian memanas.

Usai menyinggung kata lonte, kini Gus Miftah diserang kembali lewat video unggahan Ustaz Maaher.

Baca Juga: Sekolah Akan Dibuka, Walikota Serang: Perketat Protokol Kesehatan

Ustaz Maaher lewat akun Twitter @ustadzmaaher_ pada Senin (23/11/2020) mengunggah video kolase ceramah Gus Miftah dan Buya Yahya.

Pada unggahan kali ini, Ustaz Maaher menyinggung kata 'ngaceng' yang diidentikkan dengan ereksi pada alat vital.

"Dihadapan Ibu-ibu dan anak-anak kecil lagi ceramah nyebut-nyebut ngaceng. Opo pantas lambemu [mulutmu] ngono [begitu] Gus? Kyai lah kok cangkeme ngono?" tulis Ustaz Maaher dalam narasinya.

Cuitan Ustaz Maaher Serang Gus Miftah Lagi (Twitter/UstadzMaaher_).
Cuitan Ustaz Maaher Serang Gus Miftah Lagi (Twitter/UstadzMaaher_).

"Terus katanya Islam itu 'tidak perlu dibela'? Kena tampol Buya Yahya! Kalau dikritik nanti kayanya videonya diedit. Alah, ngeles aja kayak Bajaj," sambungnya.

Dalam video berdurasi 1 menit 28 detik itu, awalnya Gus Miftah menyampaikan ceramah mengenai Islam tidak perlu dibela.

Baca Juga: 2021, Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 1 Siap Dukung Arus Mudik Lebaran

"Islam itu tidak perlu dibela. Maka kemudian dia mengatakan kalau begitu bagaimana dengan Ormas yang mengatakan membela Islam. Maka waktu itu saya jawab ini yang namananya jaka sembung bawa golok," kata Gus Miftah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait