Diterkam Buaya, Tangan Kiri Nenek Bahriah Putus

Selain tangan kiri putus, kaki kiri korban juga patah. Warga langsung melarikan korban ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 02 Januari 2021 | 15:02 WIB
Diterkam Buaya, Tangan Kiri Nenek Bahriah Putus
Komandan Jaga BKSDA Kalteng Pos Sampit, Muriansyah memeriksa lokasi buaya menyerang seorang bocah di Sungai Hambawang Desa Ganepo Kecamatan Seranau, Kamis (31/12/2020) [ANTARA/HO-BKSDA Pos Sampit]

Pada Rabu (30/12) sekitar pukul 10.30 WIB, seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun juga diterkam buaya saat mandi di Sungai Hambawang Desa Ganepo Kecamatan Seranau.

Beruntung nyawa bocah itu berhasil diselamatkan setelah paman korban dan warga lainnya menariknya dari mulut buaya. Akibat kejadian itu, bocah tersebut menderita bekas gigitan biaya pada kedua kakinya.

Kedua lokasi kejadian serangan buaya ini berseberangan sungai dipisahkan Sungai Mentaya. Meningkatnya serangan buaya membuat masyarakat cemas beraktivitas di sungai.

Komandan Jaga BKSDA Kalimantan Tengah Pos Sampit, Muriansyah mengaku sudah menerima informasi terkait kejadian ini. Dia sedang berkoordinasi dengan pimpinannya terkait penanganannya.

Baca Juga:Viral Video Pemancing Hampir Dimangsa Buaya, Publik: Nasib Dia Gimana?

"Saya atas nama pribadi mengucapkan turut berbelasungkawa. Dan kami akan segera berusaha menangkap buaya yang menyerang nenek Bahriah tersebut sesegera mungkin," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini