facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Menpora Tak Turut Campur perihal Izin Lanjutan Liga 1 2020-2021

Rully Fauzi Rabu, 06 Januari 2021 | 05:00 WIB

Menpora Tak Turut Campur perihal Izin Lanjutan Liga 1 2020-2021
Menpora Zainudin Amali. [Suara.com/Arief Apriadi]

Kompetisi Liga 1 diharapkan bisa restart bulan depan.

SuaraSumut.id - Kompetisi bola basket Indonesia, IBL disebut-sebut sudah mengantongi izin untuk bisa menggulirkan musim 2021 mulai 15 Januari nanti. Lalu, bagaimana dengan sepakbola?

Sampai dengan saat ini, PSSI dan PT LIB belum mengumumkan bahwa mereka mengantongi izin dari kepolisian untuk menggulirkan lanjutan kompetisi Liga 1. Meski diakui oleh kedua belah pihak bahwa lobi-lobi terus dilancarkan agar kepolisian bisa segera mengeluarkan izin di tengah pandemi COVID-19 ini.

Sebelumnya sudah dikemukakan bahwa kompetisi Liga 1 2020-2021 diharapkan bisa restart pada Februari nanti.

Namun hingga detik ini, belum ada tanda-tanda Polri akan menerbitkan izin. Padahal sama dengan IBL, protokol kesehatan yang ketat bakal diterapkan andai Liga 1 nanti bisa lanjut, salah satunya menggelar pertandingan tanpa dihadiri penonton di stadion.

Baca Juga: Indra Sjafri Pastikan Witan Sulaeman dan Elkan Baggott Absen di TC Spanyol

Terkait hal ini, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengaku tak bisa berbuat banyak. Ia hanya bisa memberikan rekomendasi, sementara terkait izin, Menpora mengimbau para pelaku sepakbola untuk sepenuhnya percaya pada Polri.

"Tadi saya sudah sampaikan bahwa kita merekomendasikan cabor yang sudah siap, tapi penentuan akhir tentang izin sepenuhnya ada di pihak kepolisian," kata Menpora saat menggelar jumpa pers virtual, Selasa (5/1/2021).

"Tentu ada pertimbangan yang jadi dasar keputusan Polri kenapa kegiatan itu boleh, atau kenapa itu tidak boleh. Kami tidak mau masuk ke situ."

"Kita percaya saja sepenuhnya kepada Polri, bahwa pasti pertimbangan mereka sangat matang dan punya dasar. Karena kita tidak bisa hanya ini boleh, ini tidak. Itu justru akan jadi perdebatan, akhirnya jadi masalah lagi."

"Tapi kalau masalah diizinkan atau tidak, kewenangan ada di pemberi izin, tentu pemberi izin punya dasar soal kebijakan atau keputusannya," pungkas Zainudin.

Baca Juga: Shin Tae-yong Bicara Langkah Timnas di Sisa Laga Kualifikasi Piala Dunia

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait