Ia melihat dipilihnya Sumatera Utara menjadi lokasi KLB bukan karena ada kelemahan Demokrat di Sumatera Utara.
"Saya kira Bukan karena ada kelemahan Demokrat Sumut, rata-rata partai seperti itu, kecuali seperti PDI-P, sumber daya dia banyak, kalau hanya menurunkan 100-200 massa gampang dilakukan. AHY bisa lakukan itu, tapi itu tak dipilihnya. ini Demokrasi caranya menghadapi harus demokratis, tidak boleh melakukan dengan anti Demokrasi, gagasan itu yang ada sama dia," katanya.
Partai Demokrat memiliki potensi pengembangan yang lebih besar dari partai oposisi lain. Sebab, dari semua partai oposisi, hanya Demokrat yang lebih terbuka dari PKS maupun PAN.
"Demokrat lebih potensial, Demokrat terbuka, beda dengan PKS dan PAN dan potensi pengembangan lebih kuat. Demokrat punya sejarah pemenang Pemilu. Jadi oposisinya lebih bahaya bagi kabinet Jokowi. Bagi perancangan Demokrasi kedepan, Pemilu 2024," tukasnya.
Baca Juga:Meghan Markle Ungkap Alasan Anaknya Tak Akan Diberi Gelar Kerajaan Inggris