"Kita sediakan di meja handsanitizer, wajib memakai masker. Kemudian kalau biasanya seprei itu dua pelanggan baru diganti, sekarang setelah memijat satu orang langsung diganti," bebernya.
Kabar baik datangnya vaksin yang sampai ke telinga para penyandang disabilitas menambah keyakinan bahwa badai akan segera berlalu. Mereka menyambut baik meski belum mendapat vaksin.
Beruntung, Mardizon menjadi orang pertama dari Pertuni Sumut yang diberikan vaksin. Sedangkan teman-temannya masih menunggu waktu.
David Sitorus dan Mardizon Tanjung sangat bersyukur hari ini telah menerima vaksinasi dari pemerintah secara gratis.
Baca Juga:Kapolda Irjen Eko Indra Harap Suara.com Sebarkan Kebaikan di Usia ke Tujuh
Setelah mendapatkan vaksin, keduanya senada mengatakan semakin yakin menjalani hari-hari meski harus tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
"Kalau Covid-19 tetap takut ya, itu yang harus kita jaga bersama, tapi setelah divaksin tentunya mulai lega," pungkasnya.
Kontributor : Muhlis