FUI Bubarkan Kuda Kepang hingga Adu Pukul di Medan, Begini Kronologinya

Miskomunikasi terjadi antara masyarakat dengan kepling dan rombongan ormas FUI semakin memanas.

Suhardiman
Kamis, 08 April 2021 | 14:11 WIB
FUI Bubarkan Kuda Kepang hingga Adu Pukul di Medan, Begini Kronologinya
Sekelompok massa FUI membubarkan acara Jaran Kepang di Kota Medan [Foto: Hops.id]

"Pertamanya adu mulut, terus divideokan dan puncak kericuhan itu setelah dia (kepling) meludahi anak ku, di situ orang (warga sekitar) mau menghajar dia termasuk menantuku, saya larang (jangan memukul)," kata Herman.

Pasca video ini viral, pihak kepolisian melakukan penyelidikan. Putrinya bernama Widia (25) akhirnya diarahkan untuk membuat laporan oleh polisi.

"Anak saya dipanggil ke Polsek untuk buat pengaduan, awalnya saya gak mau, nantilah. Karena aparat sudah datang, semua sudah tahu, akhirnya mau gak mau (buat laporan)," katanya.

Kabar yang diterima, kata Herman, pihak dari FUI Sumut juga ada yang terluka dan telah membuat laporan.

Baca Juga:Gubernur NTT Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

"Harapan atas kejadian ini kami menyerahkan ini semua ke pihak kepolisian," tukasnya.

Dibubarkan Karena Covid-19

Sementara, Kepala Lingkungan IX Saiin mengatakan, pihaknya tidak ada masalah dengan kuda kepang, yang merupakan kesenian tradisional hiburan masyarakat.

Namun, karena masih pandemi Covid-19, Saiin mengambil tindakan untuk mengimbau agar kegiatan tersebut dibubarkan.

"Gak pernah saya larang, karena ini hiburan masyarakat, saya orang Jawa juga, tapi karena Covid-19 gak dibolehkan," katanya.

Baca Juga:Henny Mona dan Sandy Tumiwa Bakal Dilaporkan Kasus Perzinaan

Ia membantah membawa ormas FUI untuk membubarkan. Sesaat sebelum kejadian, Saiin yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi FUI DPD Medan mengaku mendatangi acara di Labuhan Deli.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini