Meski demikian, ia tidak meninggalkan barang-barang peninggalan keluarga dan leluhurnya itu begitu saja atau bahkan membuangnya. Roro mengaku masih menyimpan dan merawat itu, hanya saja sudah tidak lagi dilakukan ritual untuk benda-benda itu.
“Nyai lebih menghargai dalam bentuk warisan dan juga peninggalan budaya dari nenek moyang. Disimpan dan dibersihkan tanpa perlu di doakan (melakukan ritual),” tuturnya.