suara mereka

Suluk, Tradisi Dzikir Memohon Ampunan Saat Ramadhan

Tradisi itu kerap dilakukan masyarakat Serambi Mekah di bulan Ramadan.

Suhardiman
Senin, 26 April 2021 | 13:12 WIB
Suluk, Tradisi Dzikir Memohon Ampunan Saat Ramadhan
Jamaah Suluk perempuan sedang melaksanakan tawajuh di pesantren Cuco (cucu) Tgk Syech H Mudo Wali Al Chalidy Seuramoe Darussalam. [ANTARA]

SuaraSumut.id - Pondok pesantren atau dayah Cuco Tgk Syech H Mudo Wali Al Chalidy Seuramoe Darussalam menjadi salah satu lokasi warga Aceh melaksanakan ibadah Suluk.

Pondok pesantren atau dayah Cuco ini berada di Desa Beuradeun, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Tradisi itu kerap dilakukan masyarakat Serambi Mekah di bulan Ramadan.

Puluhan orang yang mengikuti Suluk berkumpul di sebuah bagunan kayu sekitar 5x15 meter. Jamaah laki-laki dan perempuan dipisahkan.

Usai shalat dzuhur, jamaah langsung duduk bersila menutupi kepala hingga wajah mereka dengan kain sorban dan mukena bagi jamaah perempuan. Sikap itu menandakan hendak dilaksanakan tawajuh atau fokus menghadap Allah yang menjadi bagian dari ibadah Suluk.

Baca Juga:Jokowi Beri Kenaikan Pangkat 53 Awak KRI Nanggala-402 Gugur

Suluk merupakan kegiatan berdzikir secara terus-menerus mengingat Allah SWT, meninggalkan pikiran dan perbuatan duniawi hanya untuk mendekatkan diri dan memperoleh keridahan dari Allah SWT.

Aktivitas dzikir ini merupakan pengajian ilmu dari Tarekat Naqsyabandiyah yang diajarkan di dayah di kaki bukit Gampong Beuradeun Aceh Besar tersebut.

Tidak terlihat jelas wajah mereka ketika mengucapkan ayat-ayat Allah SWT lantaran tertutup kain sorban atau mukena. Hal itu salah satu syarat bagi jamaah Suluk setiap bulan suci Ramadhan di pesantren cucu ulama kharismatik Aceh tersebut.

Jamaah Suluk di Pesantren Seramoe Darussalam itu pada tahun-tahun sebelumnya hanya bagi laki-laki dewasa, bahkan juga terlihat beberapa orang tua.

Ramadhan tahun ini merupakan kali pertama Suluk di sana juga diikuti oleh jamaah perempuan yang mayoritasnya adalah kaum ibu-ibu.

Baca Juga:Ini Kelebihan Luka Sayatan Minimal untuk Pasien Jantung

"Jumlah yang ikut Suluk di tempat kita bertambah dari tahun lalu, kebetulan tahun ini ada jamaah perempuan, yang tidak ada pada tahun-tahun sebelumnya," kata pimpinan Dayah Cuco (cucu) Tgk Syech H Mudo Wali Al Chalidy Seuramoe Darussalam Tgk Harwalis Harun Wali, dilansir Antara, Senin (26/4/2021).

Jamaah Suluk di dayah juga banyak berasal dari daerah lain. Mereka tidak dibenarkan untuk pulang atau keluar dari perkarangan pesantran sampai kegiatan selesai hingga waktu yang telah ditentukan.

"Jadi mereka tidak pulang ke rumah, untuk istirahat nya sudah ada waktu-waku tertentu yang telah ditetapkan," ujarnya.

Ia mengatakan, jamaah yang mengikuti Suluk di pesantren yang ia pimpin ada 75 orang, mulai dari perempuan hingga laki-laki.

"Jumlah yang hadir tahun ini ada perempuan sebanyak 15 orang. Laki-laki lebih kurang sekitar 50 orang. Jadi jumlahnya di bawah seratus," katanya.

Kegiatan ibadah Suluk setiap bulan Ramadhan di pesantrennya sudah berjalan sejak 11 tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini