Pelajar di Nias Utara Bertaruh Nyawa Lewati Jembatan Nyaris Putus, Begini Kata Bupati

jembatan yang kerap dilalui anak sekolah tersebut segera diperbaiki dalam waktu.

Suhardiman
Jum'at, 01 Oktober 2021 | 14:56 WIB
Pelajar di Nias Utara Bertaruh Nyawa Lewati Jembatan Nyaris Putus, Begini Kata Bupati
Perjuangan siswa di Sumut bertaruh nyawa lewati jembatan nyaris ambruk demi menuntut ilmu. [Ist]

SuaraSumut.id - Pelajar di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut), bertaruh nyawa demi menuntut ilmu. Mereka menyeberangi jembatan yang nyaris putus.

Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu mengaku, telah mendapat informasi mengenai kondisi jembatan rusak tersebut. Dirinya langsung berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Kita sudah berkomunikasi dengan Kepala Balai Jalan Nasional Provinsi dan mereka akan turun, segera diperbaiki" katanya, saat dikonfirmasi SuaraSumut.id, Jumat (1/10/2021).

Amizaro menjelaskan, jembatan yang kerap dilalui anak sekolah tersebut segera diperbaiki dalam waktu.

Baca Juga:Dell Rilis PC Gaming Baru Alienware, Performanya Luar Biasa

"Kalau tidak ada halangan besok (2 Oktober 2021) mereka (Balai Jalan Nasional Provinsi) datang, kita sudah komunikasi. Wajib diperbaiki, perbaikan jembatan prioritas kita itu," katanya.

Kepala Desa Orahili Kepala Desa Orahili Kornelius Harefa menyampaikan kondisi jembatan rusak ini patut diwaspadai.

"Mengingat anak-anak sekolah sebagian besar melewati jembatan ini dan untuk lebih kita waspadai supaya tidak ada korban jiwa di sungai ini," ujarnya.

Kornelius mengatakan, para orangtua murid juga mengantar anaknya untuk melewati jembatan.

"Siswa sekarang sudah sulit untuk melewatinya selalu orangtua mengantar untuk bisa lewat di sungai ini," katanya.

Baca Juga:Epidemiolog Sebut Kematian Covid Terjadi karena Warga Belum Divaksin, Anies Minta Tolong

Informasi diperoleh, jembatan berbahan rangka baja itu dibangun pada tahun 2019. Kondisinya kini nyaris putus akibat diterjang banjir.

Jembatan tersebut merupakan akses jalan menuju ke empat kecamatan, yaitu Kecamatan Namohu Esiwa, Alasa, Alasa Talumuzoi, dan Lahewa Timur.

Diketahui,  video menunjukkan pelajar bergelantungan melewati jembatan yang nyaris putus beredar di media sosial.

Tampak para pelajar mengenakan seragam SMP sembari memikul tas, bergelantungan, berjalan pelan-pelan melewati jembatan.

Pada bagian bawah jembatan terlihat aliran arus sungai yang cukup deras. Kondisi ini tentu saja membahayakan dan mengancam nyawa anak-anak yang hendak pergi sekolah.

Kontributor : M. Aribowo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini