alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

8 Rumah Adat Sumatera Utara: Bolon, Karo, Pakpak, Hingga Simalungun

Bangun Santoso Senin, 11 Oktober 2021 | 06:59 WIB

8 Rumah Adat Sumatera Utara: Bolon, Karo, Pakpak, Hingga Simalungun
Rumah Adat Karo. [https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/]

Berkat masyarakat setempat yang terus melestarikan peninggalan warisan budaya, rumah adat Sumatera Utara masih bisa kita jumpai hingga saat ini

3. Rumah Adat Mandailing

Ilustrasi Rumah Adat Mandailing. [https://www.parawisata.net/]
Ilustrasi Rumah Adat Mandailing. [https://www.parawisata.net/]

Rumah adat ini dihuni oleh suku Mandailing. Dalam bahasa lokal, rumah adat Mandailing disebut sebagai Bagas Godang. Bagas mempunyai makna rumah, sementara Godang bermakna banyak. Secara struktur, rumah adat Mandailing memiliki bentuk yang cukup berbeda dengan rumah adat Sumatera Utara lainnya sekaligus menjadi ciri khasnya.

4. Rumah Adat Pakpak

Rumah adat Pakpak atau Dairi memiliki bentuk yang khas, yakni bangunan terbuat dari material kayu dan atap dari ijuk. Rumah in juga disebut sebagai Jerro yang merepresentasikan budaya Pakpak yang khas dalam setiap bagian bangunannya. Rumah ini juga memiliki karakteristik dan bentuk yang tak jauh berbeda dengan rumah adat lainnya di Sumut.

Baca Juga: Temuan Patung di Labura, Sejarawan: Arca Batak Kuno

5. Rumah Adat Melayu

Suku Melayu di Sumatera Utara kebanyakan tinggal di Kota Medan. Suku ini juga memberikan pengaruh dalam kesenian serta bentuk banguan tradisional Sumatera Utara. Rumah adat Melayu ini memiliki keunikan pada bagian atap yang terbuat dari ijuk. Sedangkan dinding dan lantainya dari papan kayu.

6. Rumah Adat Nias

Rumah Adat Nias Omo Zebua. [https://museum-nias.org/]
Rumah Adat Nias Omo Zebua. [https://museum-nias.org/]

Rumah adat Nias menjadi bagian dari rumah adat Sumut, namun berasal dari Kepulauan Nias. Dalam bahasa setempat, rumah adat Nias disebut dengan nama Omo Sebua atau Omo Hada. Umumnya rumah adat Nias terbuat dari tiang kayu nibung berukuran besar. Sedangkan atapnya berasal dari rumbia dan berbentuk lonjong seperti telur.

7. Rumah Adat Angkola

Baca Juga: Mengenal Rumah Adat Sumatera Utara dan Perbedaan Arsitekturnya

Rumah adat Angkola ini bangunannya dibuat dari papan kayu untuk lantai dan dinding. Sementara atapnya ada yang dari ijuk dan ada yang menggunakan tanah liat. Rumah adat ini memiliki bentuk yang lebih kotak dengan bagian atap yang besar pada bagian depan, lalu ada atap kecil lainnya di atasnya yang berbentuk segitiga. Rumah adat
Angkola juga didominasi dengan warna cokelat tua, oranye, dan putih.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait