SuaraSumut.id - Pesanan kamar hotel di Kota Medan terus naik atau berkisar 50 - 75 persen. Hal ini didorong penuhnya hunian di daerah tujuan wisata Parapat dan Berastagi, Sumatera Utara (Sumut) pada pada libur lebaran.
"Pesanan kamar hotel di Medan naik dari 20 persen menjadi minimal 50 persen," kata Sales Manager Grand Inna Medan, Asry Ginting, melansir Antara, Selasa (3/5/2022).
Pada Bulan Ramadhan tingkat hunian hotel di Medan seperti hanya 20 persen. Harga kamar hotel pada libur lebaran berlaku normal atau sekitar Rp 500 ribu untuk tipe royal deluxe.
"Manajemen siap melayani tamu karena kamar masih ada," ungkapnya.
Baca Juga:Hari Pendidikan Nasional, Menteri Nadiem: Momen Bersatu Untuk Pulih
Ketua PHRI Sumut, Denny S Wardhana menyebutkan, pesanan kamar hotel di Medan dan daerah tujuan wisata sudah ada sejak sepekan sebelum Idul Fitri.
"Hunian kamar hotel di daerah tujuan wisata itu hingga awal pekan ini sudah 90-100 persen. Mungkin karena warga antusias berlibur di lebaran di tengah pandemi Covid-19 mereda," katanya.
Hunian hotel yang tinggi di Parapat dan Berastagi dilaporkan berlangsung hingga dalam dua pekan ke depan.
Meski Covid-19 mereda, manajemen hotel tetap menerapkan protokol kesehatan dalam operasional dan terhadap tamu hotel.