SuaraSumut.id - Video tangisan histeris keluarga saat jenazah anggota Polri Brigadir J alias Nofryansah Yosua Hutabarat tiba di rumah duka, beredar di media sosial.
Bahkan, keluarga terlihat menggebrak peti mati jenazah almarhum Brigadir J yang diduga tewas akibat baku tembak dengan sesama polisi, yakni Bharada E, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022) pekan lalu.
Dalam video yang beredar, terlihat ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat terlihat menangis hingga menggebrak-gebrak peti jenazah almarhum anaknya.
"Dibuka, dibuka," kata Samuel sembari terisak-isak dalam video.
Berdasar video yang beredar, tampak sejumlah aparat kepolisian terlihat di rumah duka Brigadir J. Dalam suasana haru itu, sejumlah wanita juga terlihat meraung-raung menangisi kematian Brigadir J. Dalam video yang sama, terlihat wanita diduga ibu Brigadir J juga menangis histeris sembari menggebrak-gebrak peti jenazah berkelir putih itu.
"Mana anakku," pekik wanita dalam video tersebut.
Sejumlah orang juga terlihat memegang tubuh wanita itu sembari menenangkannya.
"Anakku sayang, ini mamah nak," katanya bersuara parau.
Rekaman video itu diunggah ulang oleh akun Instagram, @andreli_48 dari akun Facebook bernama Rohani Simanjuntak yang menayangkan video itu secara live.
Baca Juga:Perbedaan Pistol Glock 17 dan HS-9 yang Dipakai Bharada E dan Brigadir J saat Adu Tembak
"Momen pilu keluarga Brigadir Yoshua saat tiba dirumah duka, Brigadir Yoshua meninggal, seperti yang diberitakan setelah baku tembak di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Video Rohani Simanjuntak (live fb)," tulis akun tersebut dikutip SumutSuara.id, Jumat (15/8/2022).
- 1
- 2