Diduga Diamuk Gajah Liar, Warga Pidie Ditemukan Tewas, Sebagian Tubuh Hancur dan Dipenuhi Lumpur

Korban ditemukan meninggal dalam kondisi sebagian tubuh hancur dan dipenuhi lumpur, diduga usia diinjak kawanan gajah.

Suhardiman
Sabtu, 29 Oktober 2022 | 11:43 WIB
Diduga Diamuk Gajah Liar, Warga Pidie Ditemukan Tewas, Sebagian Tubuh Hancur dan Dipenuhi Lumpur
Ilustrasi mayat, jenazah. [Envato]

SuaraSumut.id - Seorang warga Pidie, Aceh, bernama M. Affan (50) ditemukan meninggal di kebun. Korban diduga diserang kawanan gajah liar di kawasan hutan Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie.

Informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi pada Jumat 28 Oktober 2022 malam. Korban merupakan seorang petani.

Korban ditemukan meninggal dalam kondisi sebagian tubuh hancur dan dipenuhi lumpur, diduga usia diinjak kawanan gajah.

Camat Kecamatan Keumala, Nurjannah melansir Antara, Sabtu (29/10/2022), membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga:Jadwal Liga Inggris Malam Ini dan Besok: Awas Arsenal Kepleset, Auto Ditikung Manchester City

"Korban telah dievakuasi ke rumah sakit dan telah dijemput kembali oleh keluarga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini