Pegadaian memiliki beragam pilihan produk unggulan. Diantaranya Kredit Cepat Aman (KCA), Krasida, Arrum Haji, Tabungan Emas, Amanah (kepemilikan kendaraan bermotor), Cicilan Logam Mulia dan KUR Syariah.
Para Kepling dapat memanfaatkan layanan KUR Syariah untuk membantu warga yang membutuhkan tambahan modal usaha.
"KUR Syariah dari Pegadaian tanpa jaminan. Sewa modalnya juga relatif mudah cuma 3 persen per tahun atau setara 0.14 persen per bulan," kata Namira.
Namira menjelaskan, KUR Syariah adalah produk terbaru dari Pegadaian.
Baca Juga:6 Fakta Ahmad Saefudin, Cleaning Service yang Diklaim Jadi Pemilik Awal Rubicon Rafael Alun
"Pemerintah memberi kepercayaan pada Pegadaian untuk menyalurkan KUR Syariah, dengan tujuan membantu mempercepat pemulihan ekonomi di sektor UMKM. Pemerintah mengharapkan, melalui subsidi KUR Syariah sektor UMKM bisa dapat bangkit dan pulih kembali," sebut Namira.
KUR Syariah menyasar masyarakat pelaku UMKM. Syarat untuk mendapatkan KUR Syariah Pegadaian, usahanya sudah berdiri minimal 6 bulan dan melampirkan surat keterangan usaha yang dikeluarkan oleh pihak Kelurahan.
"Selain itu, melengkapi administrasi lainnya seperti KK, KTP, buku nikah (bagi yang sudah menikah), dan juga PBB," jelasnya.
Nilai pinjaman KUR Syariah Pegadaian mulai dari 1 juta hingga 10 juta rupiah dengan jangka waktu cicilan selama tiga tahun atau 36 bulan.
Camat Medan Johor diwakili Sekcam Yoga Budi mengatakan, Kecamatan Medan Johor memiliki 6 kelurahan dan 81 lingkungan.
Baca Juga:Fakta-fakta Kasus Korupsi Satelit di Kemenhan, Rugikan Negara Capai Rp 453 M
"Diharapkan para Kepling mengambil peluang ini dengan bergabung menjadi agen Pegadaian, dengan tujuan membantu masyarakat yang membutuhkan tambahan modal usaha," katanya.