TNI AL Gagalkan Penyelundupan 17 Calon PMI Ilegal di Perairan Batam

Selain menyelamatkan 17 orang korban calon PMI ilegal, pihaknya juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai pengurus pemberangkatan calon PMI ilegal tersebut.

Suhardiman
Minggu, 04 Juni 2023 | 17:48 WIB
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 17 Calon PMI Ilegal di Perairan Batam
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 17 Calon PMI Ilegal di Perairan Batam. [Antara]

SuaraSumut.id - TNI AL menggagalkan penyelundupan 17 orang calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal di perairan Batam menuju ke Malaysia.

Hal itu dikatakan oleh Danlantamal IV Batam Laksamana Pertama TNI Kemas M Ikhwan Madani melansir Antara, Minggu (4/6/2023).

"Tim menggagalkan upaya pengiriman 17 orang calon PMI non prosedural ke Malaysia di perairan Batam, pada Sabtu 3 Juni 2023 malam," katanya.

Selain menyelamatkan 17 orang korban calon PMI ilegal, pihaknya juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai pengurus pemberangkatan calon PMI ilegal tersebut.

Baca Juga:Terungkap! Inara Rusli Beberkan Penyebab Virgoun Selingkuh: Dia Nganggapnya Aku tuh

Upaya pengiriman calon PMI ilegal itu berhasil digagalkan di perairan Batam dari dua lokasi keberangkatan yang berbeda yaitu di Tiban, Kecamatan Sekupang dan Batam Center, Kecamatan Batam Kota.

"Keduanya ditangkap pada waktu yang berbeda dan tempat yang berbeda tapi di hari yang sama," ungkapnya.

Untuk rombongan yang pertama di Tiban, terdiri dari sembilan orang diamankan di perairan Pulau Bokor. Dari pengembangan ke sembilan orang korban tersebut, petugas berhasil menangkap dua orang yang diduga bertindak sebagai pelaku kegiatan ilegal.

"Selanjutnya delapan orang calon PMI ilegal dan satu orang yang diduga pelaku penyelundupan, ditangkap di perairan Batam Center di atas kapal pancung saat hendak berangkat menuju negara Malaysia," jelasnya.

Calon PMI Ilegal ini datang dari beberapa daerah, di antaranya dari Aceh, Batam, Solo, Sumenep, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:Tak Seperti Indonesia, Malaysia Tolak Tanding Lawan Argentina: Skuadnya Tidak Realistis

"Saat dimintai keterangan, beberapa calon PMI ilegal ini menyebutkan akan dibawa dari Batam ke Malaysia dengan membayar upah Rp 6 juta sampai Rp 12 juta," jelasnya.

Selanjutnya 17 orang calon PMI dan pengurus direncanakan akan diserahkan ke instansi berwenang melalui BP2MI Batam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini