"Dia biasanya sore-sore beli rokok. Dia itu orangnya ramah, merakyat, dengan pekerjaannya seperti itu dia gak merendahkan dirinya," kenangnya.
Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami kasus kematian terapis kusuk lulur ini. Di lokasi telah terpasang garis polisi, persis di depan pintu ruko.
Sejumlah personel Satreskrim Polrestabes Medan hingga Jumat sore juga terlihat berada di lokasi, menanyakan kepada sejumlah warga sekitar terkait kejadian ini.
Kontributor : M. Aribowo
Baca Juga:Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Wakil ASEAN Terbaik di Asian Games 2022