Usai menemukan korban tewas, sang majikan lalu memberitahukan kepada pihak kepolisian. Sejurus kemudian, polisi lalu turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk kepentingan autopsi.
"Dia (korban) udah lama itu, sendiri (di dalam kios kusuk dan lulur). Dulu pernah juga kejadian hilang kereta pelanggannya," ucapnya.
"Tapi kalau kejadian terapis kusuk tewas, ini udah dua kali kejadiannya. Sebelumnya tahun 2018 di dekat sini juga ada terapis dibunuh belum terungkap," sambungnya.
Purba mengatakan korban sering datang ke warungnya untuk membeli rokok. Dia pun mengenal korban sebagai pribadi yang baik dan ramah.
Baca Juga:Hasil dan Klasemen Liga Inggris: Arsenal Gilas Bournemouth, Man City Dipecundangi Wolves
"Dia biasanya sore-sore beli rokok. Dia itu orangnya ramah, merakyat, dengan pekerjaannya seperti itu dia gak merendahkan dirinya," kenangnya.
Kontributor : M. Aribowo