Ricuh Penggerebekan di Asrama TNI Medan, Oknum Polisi Larang Jurnalis Ambil Foto

Penyerangan ini dilakukan saat polisi hendak membawa salah seorang pria yang diduga sebagai pelaku penyalahgunaan narkoba.

Suhardiman
Kamis, 02 Mei 2024 | 11:21 WIB
Ricuh Penggerebekan di Asrama TNI Medan, Oknum Polisi Larang Jurnalis Ambil Foto
Penggerebekan di Asrama TNI Glugur Hong, di Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan. [Ist]

Adalah Ardi Yanuar seorang jurnalis di Medan yang dibentak dan dilarang untuk tidak mengambil foto mobil yang dirusak saat berada di Polrestabes Medan.

"Saat aku masuk Polrestabes Medan, memfoto mobil Toyota Rush warna putih BK 1511 IJ, Kompol KN yang sedang berdiri di depan Gedung Satresnarkoba melarang dan membentak agar jangan difoto," kata Ardi.

Ardi yang seharinya meliput berita kriminal ini lalu menjelaskan kalau dirinya merupakan wartawan yang sedang melakukan peliputan, namun tetap tak digubris dan melarangnya mengambil foto.

"Dia menanyakan wartawan mana? Sambil membentak dan tangannya menunjuk ke arahku" ungkapnya.

Karena merasa terintimidasi, Ardi akhirnya enggan meladeni Kompol KN dan memilih meninggalkan lokasi.

"Karena malas ribut, aku pergi dari sana," tukasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy JS Marbun ketika dikonfirmasi belum menjelaskan lebih lanjut terkait penggerebekan narkoba dan juga adanya oknum polisi yang melarang wartawan mengambil foto.

Kontributor : M. Aribowo

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini