Bobby Bantah Gunakan Aparat Negara Cawe-cawe di Pilgub Sumut: Kami Tidak Ada Memerintahkan

Dirinya menegaskan kalau Tim Pemenangan Bobby-Surya tidak pernah memerintahkan hal tersebut.

Suhardiman
Kamis, 14 November 2024 | 15:58 WIB
Bobby Bantah Gunakan Aparat Negara Cawe-cawe di Pilgub Sumut: Kami Tidak Ada Memerintahkan
Calon Gubernur Sumut Bobby Nasution. [Suara.com/ M. Aribowo]

SuaraSumut.id - Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Hasan Basri Sagala menyebut banyak aparat negara cawe-cawe di Pilgub Sumut 2024. Hal ini dikatakan Hasan pasangan Edy Rahmayadi itu pada debat ketiga Pilgub Sumut 2024, Rabu (13/11/2024) malam.

"Tolong didengar Pak, ada cewe-cewe dalam pelaksanaan demokrasi, ini bukan katanya, dan bisa kita rasakan. Kita tahu ada sebagian banyak aparat negara yang melakukan cawe-cawean terhadap demokrasi," kata Hasan.

Hasan juga menyampaikan video mengenai camat dan kades melakukan deklarasi dukungan pasangan Bobby Nasution-Surya di Pilgub Sumut.

"Ada kepala desa yang mereka juga diintimidasi untuk membuat video dukungan kepada salah satu paslon, apakah itu sesuai dengan penguatan ini demokrasi. Jawabannya tidak," kata Hasan.

"Karena itu Pak Bobby, Pak Surya, tolong ya iklim demokrasi ini harus dimulai dari pemimpinnya. Dari kita dulu ya, dari pemimpinnya jangan memasarkan ini, kita ajari untuk mereka berdemokrasi mereka berdemokrasi tapi kita tidak menjunjung substansi dan nilai demokrasi," ujarnya.

Respons Bobby Nasution

Calon Gubernur Sumut nomor urut satu Bobby Nasution membantah hal tersebut. Dirinya menegaskan kalau Tim Pemenangan Bobby-Surya tidak pernah memerintahkan hal tersebut.

"Yang pasti saya sampaikan saya bersama dengan ketua Tim pemenangan kami tidak ada menggunakan hal-hal seperti itu, kami tidak ada memerintahkan hal-hal seperti itu," ungkapnya.

Justru, kata Bobby, pihaknya turun langsung menemui masyarakat di 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

"Kenapa kegiatan kita banyak, kenapa kita keliling seluruh wilayah Sumatera Utara, kenapa saat keliling titiknya masif banyak," jelasnya.

"Karena kita ingin masyarakat mengenal, masyarakat mengetahui program dan masyarakat nanti datang ke TPS. Bukan mengandalkan hal-hal seperti itu," sambungnya.

Bobby melanjutkan tudingan cawe-cawe tidak logis dengan pergerakannya yang turun langsung menemui masyarakat di 33 kabupaten/kota di Sumut.

"Logikanya kalau menggunakan seperti itu gak usah turun ke lapangan kami, nyatanya kami turun ke lapangan dan masif jumlahnya. 33 kabupaten kota kami datangi," katanya.

Kontributor : M. Aribowo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini