Waspada! 3 Tanda Sakit Kepala yang Tak Boleh Diabaikan

Namun, tidak semua sakit kepala parah yang tiba-tiba muncul mengindikasikan aneurisma.

Suhardiman
Minggu, 19 Januari 2025 | 15:27 WIB
Waspada! 3 Tanda Sakit Kepala yang Tak Boleh Diabaikan
Ilustrasi sakit kepala. (Pexels/Andrea Piacquadio)

SuaraSumut.id - Sakit kepala merupakan keluhan umum yang sering dialami oleh banyak orang. Meski sebagian besar bersifat ringan dan dapat diatasi dengan istirahat atau obat penghilang rasa sakit, ada beberapa jenis sakit kepala yang bisa menjadi tanda kondisi serius.

Seorang ahli saraf, Dr. Bing mengatakan ada tiga tanda sakit kepala yang sebaiknya tidak diabaikan, yaitu sakit kepala seperti tersambar petir, sakit kepala baru pada usia di atas 50 tahun, dan sakit kepala baru yang disertai gangguan mata.

Ia menggambarkan sakit kepala seperti tersambar petir sebagai sakit kepala dengan eskalasi rasa sakit tiba-tiba, sakit kepala dengan level rasa sakit mencapai 10 dari 10 dalam satu menit.

"Orang-orang biasanya menggambarkannya sebagai sakit kepala terburuk dalam hidup mereka. Hal terpenting yang harus disingkirkan di sini adalah pendarahan subaraknoid yang biasanya disebabkan oleh aneurisma yang pecah," katanya melansir Antara, Minggu (19/1/2025).

Namun, tidak semua sakit kepala parah yang tiba-tiba muncul mengindikasikan aneurisma. Sakit kepala parah juga bisa terjadi karena alasan lain seperti penyempitan pembuluh darah otak yang disebut reversible cerebral vasoconstriction syndrome (RCVS) dan trombosis vena serebral, gumpalan di pembuluh darah utama di otak.

Dirinya menyebut bahwa risiko mengalami sakit kepala baru dan migrain umumnya menurun seiring dengan pertambahan usia.

Oleh karena itu, ia menyarankan orang yang mengalami sakit kepala baru setelah berusia 50 tahun untuk memeriksakan diri guna mengetahui kemungkinan mengalami hematoma, tumor, atau infeksi.

Ia menjelaskan sakit kepala baru yang disertai dengan perubahan penglihatan dan gejala seperti nyeri pada kulit kepala dan nyeri saat mengunyah bisa pula menandakan kemungkinan adanya artritis sel raksasa.

"Ini adalah kondisi peradangan pada pembuluh darah dan dapat menyebabkan kebutaan permanen jika tidak segera diobati," katanya.

Selain itu, ia menganjurkan orang yang mengalami sakit kepala baru disertai masalah mata, seperti kelopak mata menurun, pupil melebar, dan pandangan kabur, untuk segera memeriksakan diri.

"Saya menyebutkan hal ini secara khusus karena ini adalah salah satu dari beberapa kasus di mana kita dapat mendeteksi aneurisma otak sebelum pecah. Gejala-gejala spesifik ini dapat disebabkan oleh aneurisma yang menekan saraf kranial ketiga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini