5 Tips Merawat Motor Listrik agar Umur Pakai Lebih Panjang

Oleh karena itu, dengan melakukan perawatan rutin yang tepat, kamu bisa memperpanjang umur pakai motor listrik dan menjaga performanya tetap maksimal.

Suhardiman
Jum'at, 31 Oktober 2025 | 15:46 WIB
5 Tips Merawat Motor Listrik agar Umur Pakai Lebih Panjang
ilustrasi motor listrik. (unitedmotor.co.id)
Baca 10 detik
  • Motor listrik tetap perlu perawatan rutin agar baterai dan sistem kelistrikan tidak cepat rusak.
  • Pemeriksaan berkala pada baterai, rem, dan kabel penting untuk menjaga performa dan keamanan.
  • Menjaga kebersihan, penyimpanan, dan pola penggunaan yang tepat dapat memperpanjang umur motor listrik.

 

 

SuaraSumut.id - Motor listrik memang menawarkan banyak keunggulan, yaitu bebas emisi, suara lebih halus, biaya operasi bisa jadi lebih rendah. Tapi bukan berarti bebas perawatan. Apabila diabaikan, komponen vital seperti baterai dan sistem kelistrikannya dapat cepat rusak, dan akhirnya justru jadi mahal atau tidak optimal.

Oleh karena itu, dengan melakukan perawatan rutin yang tepat, kamu bisa memperpanjang umur pakai motor listrik dan menjaga performanya tetap maksimal.

Ini tentu sesuai untuk gaya hidup generasi muda yang aktif dan peduli lingkungan. Berikut tips merawat motor listrik agar umur pakai lebih panjang:

1. Merawat Baterai

Baterai adalah komponen paling penting pada motor listrik. Jika baterai menurun, performa pun akan turun.

Jangan biarkan baterai sampai kosong terlalu sering. Mengosongkan hingga habis bisa memperpendek umur penggunaan baterai.

Hindari pengisian hingga 100% terus-menerus bila tidak mendesak. Level sekitar 80-90% dianggap lebih aman untuk baterai jangka panjang.

Gunakan charger asli atau yang disarankan pabrikan, dengan arus dan voltase sesuai. Charger "asal-asalan" bisa merusak baterai.

Hindari mengisi daya ketika baterai atau motor masih sangat panas. Suhu tinggi mempercepat degradasi sel baterai.

Jika motor tidak digunakan dalam waktu lama, simpan di tempat yang sejuk, kering, dan dalam kondisi baterai tak kosong total.

2. Cek Sistem Kelistrikan & Komponen Mekanik

Meskipun motor listrik lebih sederhana dari motor bensin (tidak ada busi, filter udara, oli mesin), ada beberapa bagian yang tetap perlu diperhatikan:

Kabel, konektor, controller: Periksa secara rutin apakah ada sambungan yang longgar, kabel terkelupas, atau korosi. Kegagalan kecil bisa memicu kerusakan besar.

Sistem rem: Karena tetap ada rem fisik, kampas rem dan cakram perlu dicek. Sistem pengereman yang baik penting untuk keselamatan.

Ban dan tekanan angin: Ban yang tekanan anginnya tidak sesuai akan mengurangi efisiensi dan kenyamanan. Periksa rutin.

Pelumas pada bagian yang memerlukan (misalnya rantai atau belt penggerak): Beberapa motor listrik masih punya komponen mekanik yang butuh pelumas.

3. Kebersihan & Penyimpanan yang Tepat

Cuci motor listrik secara rutin. Namun, hindari menyemprot air tekanan tinggi ke bagian kelistrikan, baterai atau soket charger. Air bisa masuk, menyebabkan korsleting atau kerusakan komponen.

Simpan motor di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung, hujan, atau suhu ekstrem. Suhu panas dan lembap mempengaruhi daya tahan baterai dan komponen lainnya.

Saat motor tidak digunakan dalam jangka waktu lama: kosongkan sebagian daya baterai (sekitar 50%) dan cabut dari charger. Ini membantu menjaga stabilitas baterai.

4. Pola Penggunaan yang Smart

Gunakan mode pengendaraan sesuai kondisi (jika ada mode eco atau sport). Mode sport terus-menerus bisa mempercepat konsumsi baterai dan keausan komponen.

Hindari jalanan kasar, lubang besar atau berkendara di kondisi ekstrem terlalu sering. Hal ini bisa merusak suspensi, komponen bawah, dan mempercepat keausan.

Rutin isi daya secara berkala. Jangan biarkan motor selama berhari-hari tanpa diisi, karena baterai bisa drop bahkan saat motor mati.

5. Servis dan Pemeriksaan Berkala

Meski motor listrik lebih minim perawatan dibandingkan motor bensin, bukan berarti bisa diabaikan. Lakukan servis rutin di bengkel resmi yang memahami teknologi motor listrik.

Saat servis, teknisi akan memeriksa baterai, sistem kelistrikan, komponen penggerak, kondisi rem, ban, dan software jika ada fitur digital.

Simpan catatan servis. Ini sangat berguna jika Anda ingin menjual motor suatu waktu atau membutuhkan klaim garansi.

Buat kamu yang baru punya motor listrik atau sedang mempertimbangkan beralih ke motor listrik, mulai terapkan satu-per-satu tips di atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini