Longsor di Tapanuli Tengah Renggut Nyawa Ibu dan Tiga Anak

Longsor diperkirakan terjadi pada dini hari. Korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB.

Suhardiman
Selasa, 25 November 2025 | 13:59 WIB
Longsor di Tapanuli Tengah Renggut Nyawa Ibu dan Tiga Anak
Longsor di Jalan Sibolga-Padangsidimpuan, Kelurahan Kalangan. [facebook Polres Tapanuli Tengah]
Baca 10 detik
  • Tanah longsor melanda Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Selasa 25 November 2025, menimpa rumah warga.
  • Peristiwa tragis dini hari ini mengakibatkan empat anggota keluarga meninggal dunia tertimbun material longsor.
  • Korban ditemukan pukul 07.00 WIB di Desa Mardame setelah kepala desa mendobrak pintu rumah korban.

SuaraSumut.id - Bencana alam tanah longsor terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Selasa 25 November 2025.

Bencana ini menyebabkan empat orang yang merupakan satu keluarga meninggal dunia usai rumahnya tertimbun. Longsor diperkirakan terjadi pada dini hari. Korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB.

"Bencana alam longsor di Dusun 1, Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Peristiwa tragis ini menyebabkan empat warga yang merupakan satu keluarga meninggal dunia," tulis dalam unggahan Facebook Polres Tapanuli Tengah.

Keempat korban meninggal adalah Dewi Hutabarat (33), Tio Arta Rouli Lumbantobing (7), Vania Aurora Lumbantobing (4) dan Ilona Lumbantobing (3).

Kepala Desa Mardame, Bapak Master Gultom, bersama anaknya merasa curiga ketika melihat kondisi rumah korban yang tertutup, ditambah adanya bekas longsoran tanah di bagian belakang rumah.

"Setelah melakukan pengecekan dan mendapati pintu rumah terkunci, Kepala Desa bersama warga berinisiatif mendobrak pintu. Saat dicek ke dalam, mereka mendapati salah satu kamar telah tertimpa material longsor dan menemukan keberadaan korban yang tertimbun," tulisnya.

Bhabinkamtibmas Aipda Rindu Hutabarat di lokasi bersama masyarakat untuk melakukan proses evakuasi.

"Dari hasil evakuasi, ditemukan total empat korban meninggal dunia yang merupakan ibu dan tiga orang anaknya," ujarnya.

Sementara suami korban Poliman Lumbantobing (37) diketahui tidak berada di rumah karena sedang bekerja sebagai supir angkutan di luar kota.

Setelah berhasil dievakuasi, keempat jenazah korban telah disemayamkan di rumah keluarga di Dusun 1 Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini