- Penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng alokasi Oktober–November 2025 di Sumatera Utara rampung 31 Januari 2026.
- Total 844.696 Keluarga Penerima Manfaat di Sumut menerima masing-masing 20 kg beras dan empat liter minyak goreng.
- Akselerasi penyaluran sempat melambat karena kendala akses akibat bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah.
SuaraSumut.id - Penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Sumatera Utara, dengan alokasi Oktober–November 2025 telah rampung seluruhnya pada 31 Januari 2026.
Pimwil Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menyampaikan bahwa penyaluran terakhir dilakukan di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Nias Selatan. Setiap KPM menerima 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.
Adanya perlambatan karena Tapanuli Tengah mengalami bencana banjir dan longsor. Sedangkan Nias mengalami dampak bencana tersebut.
“Untuk Nias penyaluran sempat terhenti karena aksis menuju sana masih terputus, terjadi bencana di Kota Sibolga. Sementara unti penyaluran di Tapanuli Tengah, dilakukan memakai sistem kolektif yang diketahui pemerintah setempat untuk diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima,” katanya, melansir Antara, Kamis, 5 Februari 2026.
844.696 Keluarga di Sumut Terbantu
Secara keseluruhan, 844.696 keluarga penerima manfaat di Sumatera Utara telah menerima bantuan pangan ini.
Secara nasional, program bantuan pangan beras dan minyak goreng alokasi Oktober–November 2025 menyasar 18,27 juta penerima bantuan pangan.
Penyaluran ini tindak lanjut dari Surat Tugas Badan Pangan Nasional Nomor 347/TS.03.03/K/2025, yang menugaskan Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan kepada penerima di seluruh Indonesia.
Budi berharap program ini tidak hanya membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok, namun juga menjaga stabilitas harga di pasar dan memperkuat ketahanan pangan nasional.