Tragis! Seorang Pria Tewas Dianiaya di Madina, 6 Orang Jadi Tersangka

Beberapa warga yang merasa sering kehilangan barang kemudian melakukan pengintaian di sekitar lokasi tambang.

Suhardiman
Sabtu, 11 April 2026 | 12:18 WIB
Tragis! Seorang Pria Tewas Dianiaya di Madina, 6 Orang Jadi Tersangka
Seorang Pria meninggal dunia usai dianiaya. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Pardiansyah Sitompul tewas dianiaya warga di area tambang emas Desa Saba Padang, Mandailing Natal, pada 8 April 2026.
  • Korban dianiaya warga karena dituduh melakukan pencurian di lokasi pengolahan emas setelah sempat terjadi perlawanan menggunakan parang.
  • Polres Mandailing Natal menetapkan enam orang tersangka atas tindakan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut.

SuaraSumut.id - Kasus dugaan penganiayaan menelan korban jiwa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut).

Seorang pria bernama Pardiansyah Sitompul meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh sejumlah orang yang menuduhnya sebagai pelaku pencurian.

Peristiwa terjadi pada Rabu, 8 April 2026, sekitar pukul 04.30 WIB, di area pengolahan emas di Desa Saba Padang, Kecamatan Hutabargot.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan oleh istri korban, Lesnida Sari Nasution melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/52/IV/2026/SPKT/Polres Mandailing Natal/Polda Sumatera Utara.

Kronologi Dugaan Penganiayaan

Menurut Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal, AKP Ikhwan, kejadian bermula dari dugaan pencurian di lokasi pengolahan emas atau glundungan.

Beberapa warga yang merasa sering kehilangan barang kemudian melakukan pengintaian di sekitar lokasi tambang.

"Saat melihat dua orang yang mencurigakan memasuki area tersebut, warga langsung melakukan penyergapan sambil berteriak maling"," kata Ikhwan, Sabtu, 11 April 2026.

Korban sempat melakukan perlawanan menggunakan parang untuk melindungi diri. Namun situasi berubah menjadi brutal saat sejumlah warga ikut mengejar korban hingga ke area perkebunan nanas.

Di lokasi itulah korban diduga mengalami penganiayaan secara bersama-sama hingga mengalami luka berat.

"Korban dikejar dan diamankan. Di lokasi itulah terjadi tindakan kekerasan secara bersama-sama yang menyebabkan korban mengalami luka berat,” ujarnya.

Korban Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

Setelah penganiayaan terjadi, kata Ikhwan, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun kondisi korban sudah kritis dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Jenazah lalu dirujuk ke RSUD Sipirok guna menjalani proses autopsi untuk kepentingan penyelidikan.

Enam Orang Resmi Jadi Tersangka

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini