- Effendi Simbolon membuka turnamen olahraga Road to HKBP 165 Padel Series di Medan pada 19 September 2026.
- Acara di Hala Ground Academy Medan tersebut bertujuan meningkatkan sportivitas dan mempererat silaturahmi antarwarga masyarakat Indonesia.
- Rangkaian perayaan HUT ke-165 HKBP ini akan berpusat pada acara puncak di Stadion Utama GBK Jakarta.
SuaraSumut.id - Road to HKBP 165 Padel Series di Kota Medan berlangsung meriah. Semangat sportivitas lintas kalangan menggema di Hala Ground Academy, Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu, 19 September 2026.
Ketua Umum Panitia HUT 165 HKBP, Dr. Effendi MS Simbolon, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perjalanan panjang gereja dan jemaat HKBP yang telah menapaki usia 165 tahun dalam naungan rahmat Tuhan.
Ia menjelaskan bahwa perayaan ini tidak hanya dirayakan oleh internal jemaat, melainkan terbuka luas bagi masyarakat umum di berbagai kota di Indonesia melalui ragam kegiatan positif, mulai dari turnamen olahraga hingga kegiatan rohani global.
"Ini kita syukuri bagian dari khususnya jemaat HKBP dan masyarakat umumnya. Kita bersyukur 165 tahun HKBP yang penuh dengan rahmat Tuhan. Karena ini terbuka, kita mengadakan Padel Series untuk masyarakat di beberapa kota di Indonesia, antara lain di Jakarta, Medan, dan kita bersyukur banyak yang ikut menjadi peserta, dan juga banyak yang mendukung dari berbagai pihak, dari teman-teman, dan mudah-mudahan ini ajang sportivitas, sekaligus juga menjadikan silaturahmi antara HKBP dengan masyarakat Indonesia, untuk kita bersama anak bangsa," kata Effendi Simbolon.
Rangkaian peringatan HUT ke-165 HKBP ini mencakup berbagai kegiatan meriah di berbagai penjuru dunia, termasuk turnamen sepak bola antar anak rantau di Jakarta yang diikuti oleh puluhan tim, konser musik 165 di berbagai kota, hingga ibadah serentak di setiap pos pelayanan, gereja, dan resort.
Seluruh rangkaian panjang perayaan akbar ini nantinya akan bermuara pada puncak acara yang diselenggarakan pada bulan Oktober di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Pembukaan HKBP 165 Padel Series di Kota Medan juga dihadiri sejumlah Pengurus Yayasan di antaranya Lesman, Elverida Sinurat, Pengawas, Juliana Situmorang, Praeses Medan Aceh Pdt. Suwandi Sinambela, Praeses Medan Utara Pdt. Martin Manullang.
Kemudian, Rektor UHN Dr. Richard A. M. Napitupulu, S.T., M.T, seluruh Wakil Rektor, Rektor UHN Pematang Siantar Dr. Muktar B. Panjaitan, S.Si., M.Pd. beserta para Wakil Rektor, Kepsek SMA Kampus, Duta UHN Medan dan Siantar, NHKBP Distrik Medan Aceh, perwakilan Koor Concordia, perwakilan Koor FEB juga beberapa Pendeta
Ketua Panitia Padel Series 165, Antonio Posma Simbolon, memaparkan aspek teknis dan perjalanan tur Padel Series yang telah menyambangi sejumlah kota besar di Indonesia, sebelum akhirnya berlabuh di Kota Medan.
Menurutnya, respon dan dukungan dari keluarga besar HKBP serta masyarakat luas sangat luar biasa, terbukti dari konsistensi jumlah peserta di setiap kota yang mencapai rata-rata seratus lebih orang.
"Untuk teknisnya sebenarnya kita bikin ini kan series, jadi kita pengen muter untuk ke satu Indonesia, dan kita udah pergi ke beberapa kota, jadi kita pertama ke Jakarta, terus kita ke Bogor, Bandung, Tangerang dan kita juga ke Medan. Menurut saya antusias dan juga support dari teman-teman semua, khususnya dari semua keluarga HKBP itu juga cukup bagus, ya," ujar Antonio Posma Simbolon.
Posma menegaskan, ajang Padel Series ini dirancang secara inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang suku maupun agama tertentu. Uniknya, setiap penyelenggaraan di daerah juga disesuaikan dengan ciri khas visual yang berbeda, seperti penggunaan atribut kaos berwarna hijau khusus untuk di Kota Medan, yang memberikan warna tersendiri dibandingkan kota-kota lainnya.
Melalui penyelenggaraan turnamen olahraga padel yang dinilai sangat trending dan digemari oleh berbagai kalangan ini, panitia berharap dapat terus mendorong masyarakat di Sumatera Utara untuk aktif berolahraga sekaligus mempererat tali persaudaraan.
Ke depan, pihak panitia tidak menutup kemungkinan untuk menjadikan ajang olahraga unik seperti ini sebagai agenda rutin tahunan dengan menghadirkan variasi cabang olahraga lainnya.