- Dalam ajaran Islam, doa anak saleh untuk orang tua yang telah wafat pahalanya terus mengalir.
- Seorang anak dapat membaca doa khusus untuk ibu dan ayah serta Surah Ibrahim ayat 41.
- Doa untuk orang tua dapat dipanjatkan kapan saja tanpa harus menunggu waktu atau momen tertentu.
SuaraSumut.id - Kehilangan ayah atau ibu menjadi salah satu momen paling berat dalam kehidupan seorang anak. Ketika orang tua telah meninggal dunia, hubungan secara langsung memang tidak lagi dapat dilakukan seperti ketika mereka masih hidup. Namun, seorang anak tetap dapat menunjukkan bakti dengan mendoakan kedua orang tuanya.
Dalam ajaran Islam, doa anak yang saleh untuk orang tuanya termasuk amalan yang disebut dalam hadis sebagai salah satu hal yang pahalanya terus mengalir setelah seseorang meninggal dunia. Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika manusia meninggal, amalnya terputus kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.
Karena itu, membaca doa untuk orang tua yang sudah meninggal dapat menjadi salah satu bentuk bakti yang tetap dilakukan seorang anak, baik setelah salat maupun pada kesempatan lainnya.
Bacaan Doa untuk Kedua Orang Tua yang Sudah Meninggal
Salah satu doa yang sangat dikenal adalah permohonan agar Allah SWT memberikan ampunan dan kasih sayang kepada kedua orang tua.
Doa untuk Ibu
Anak dapat mendoakan ibunya secara khusus dengan doa berikut:
Arab
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا، وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا........
Latin: Allahummaghfirlahā warhamhā wa 'āfihā wa'fu 'anhā, wa akrim nuzulahā wa wassi' mudkhalahā......
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakanlah dia, dan maafkanlah kesalahannya. Muliakanlah tempat tinggalnya dan lapangkanlah tempat masuknya."
Doa tersebut juga dapat diteruskan dengan permohonan agar Allah SWT menghapus kesalahan almarhumah, memberikan rahmat, memasukkannya ke dalam surga, serta melindunginya dari siksa kubur dan neraka.
Doa untuk Ayah
Sementara itu, untuk ayah yang telah meninggal dunia, bacaan doa dapat disesuaikan dengan kata ganti laki-laki.
Arab
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ......
Latin: Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'āfihi wa'fu 'anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi' madkhalahu......
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah kesalahannya. Muliakanlah tempat tinggalnya dan lapangkanlah tempat masuknya."
Doa tersebut dapat dilanjutkan dengan permohonan agar Allah memberikan ampunan, rahmat, keselamatan, dan tempat terbaik bagi almarhum.
Doa untuk Kedua Orang Tua dari Al-Qur'an
Salah satu bacaan doa untuk orang tua yang sudah meninggal juga terdapat dalam Surah Ibrahim ayat 41:
Arab
رَبَّنَا اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابُ
Latin: Rabbanaghfir lī wa liwālidayya wa lil-mu'minīna yauma yaqūmul hisāb.
Artinya: "Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku serta semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan."
Ayat ini secara langsung memuat permohonan ampun kepada Allah untuk diri sendiri, kedua orang tua, dan orang-orang beriman.
Kapan Sebaiknya Membaca Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal?
Tidak harus menunggu waktu tertentu untuk mendoakan orang tua. Doa dapat dipanjatkan kapan saja. Misalnya setelah melaksanakan salat fardu, ketika selesai membaca Al-Qur'an, saat berada di rumah, ketika berziarah ke makam, atau pada waktu lain ketika seorang muslim sedang berdoa.
Yang terpenting adalah ketulusan dalam memohonkan ampunan dan rahmat kepada Allah SWT untuk orang tua. Doa tersebut juga dapat menjadi pengingat bagi anak bahwa bakti kepada orang tua tidak berhenti hanya karena mereka telah meninggal dunia.
Jangan Lupakan Orang Tua dalam Doa
Kehilangan orang tua memang meninggalkan ruang kosong yang tidak mudah digantikan. Namun, seorang anak masih memiliki kesempatan untuk terus mengenang dan mendoakan mereka.
Hadis Sahih Muslim menyebutkan bahwa anak saleh yang mendoakan orang tuanya termasuk salah satu dari tiga perkara yang terus disebutkan setelah seseorang meninggal dunia.
Karena itu, tidak perlu menunggu momen khusus. Luangkan waktu untuk menyebut nama ayah dan ibu dalam doa. Semoga setiap doa yang dipanjatkan menjadi bentuk kasih sayang dan bakti seorang anak kepada orang tua.