- Sejumlah kulit buah yang sering dibuang ternyata mengandung serat, vitamin, mineral, serta antioksidan tinggi yang bermanfaat bagi tubuh.
- Artikel membahas lima jenis kulit buah, yaitu mangga, kiwi, labu winter squash, pisang, dan semangka.
- Kulit buah dapat dikonsumsi atau diolah menjadi makanan setelah dicuci bersih, dikupas tipis, atau dimasak terlebih dahulu.
SuaraSumut.id - Selama ini, kulit buah hampir selalu berakhir di tempat sampah. Padahal, sejumlah kulit buah ternyata masih bisa dikonsumsi dan mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.
Mengonsumsi kulit buah bahkan bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi limbah makanan sekaligus menambah asupan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan dari makanan sehari-hari.
Namun, bukan berarti semua kulit buah bisa langsung dimakan. Ada kulit buah yang perlu dicuci dengan baik, dikupas tipis, atau bahkan harus dimasak terlebih dahulu agar teksturnya lebih mudah dikonsumsi.
Beberapa jenis kulit buah juga dapat menimbulkan reaksi tertentu pada orang yang sensitif. Karena itu, penting mengetahui jenis buah dan cara pengolahannya sebelum mencoba mengonsumsi kulitnya.
Lantas, apa saja buah yang kulitnya dapat dikonsumsi?
1. Kulit Mangga
Kulit mangga mungkin terdengar tidak biasa untuk dimakan. Namun, bagian luar buah ini mengandung serat, vitamin C dan vitamin E, serta berbagai senyawa antioksidan.
Sejumlah penelitian juga mengeksplorasi pemanfaatan kulit mangga sebagai bahan pangan, termasuk mengolahnya menjadi bubuk yang dapat digunakan dalam berbagai produk makanan.
Bubuk kulit mangga misalnya berpotensi ditambahkan ke adonan roti, pasta, jeli, maupun produk pangan lainnya. Meski memiliki kandungan nutrisi, kulit mangga perlu mendapat perhatian khusus.
Sebagian orang dapat mengalami reaksi alergi atau iritasi setelah bersentuhan dengan kulit mangga. Karena itu, jika belum pernah mengonsumsi kulit mangga, sebaiknya berhati-hati dan memperhatikan reaksi tubuh.
2. Kulit Kiwi
Kulit kiwi memang memiliki tekstur berbulu dan terasa agak kasar. Namun, kiwi dapat dikonsumsi bersama kulitnya. Justru dengan memakan buah kiwi secara utuh, seseorang bisa mendapatkan tambahan serat dibandingkan hanya mengonsumsi bagian daging buah.
Serat sendiri berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Konsumsi kiwi juga telah dikaitkan dengan peningkatan frekuensi buang air besar pada orang dengan masalah sembelit ringan.
Bagi yang kurang menyukai tekstur kulit kiwi hijau, kiwi gold bisa menjadi alternatif karena kulitnya relatif lebih halus. Sebelum dimakan bersama kulitnya, kiwi tentu perlu dicuci dengan baik untuk menghilangkan kotoran dari permukaan buah.
3. Kulit Labu Winter Squash