- Remaja bernama Andika Pratama hanyut terseret arus Sungai Paya Jambu, Kabupaten Langkat, pada Minggu (25/10/2026).
- Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian setelah menerima laporan dari BPBD Langkat terkait insiden tersebut.
- Korban ditemukan meninggal dunia mengambang tiga kilometer dari lokasi kejadian pada Rabu (28/10/2026) dan diserahkan kepada keluarga.
SuaraSumut.id - Seorang remaja bernama Andika Pratama (17) hanyut terseret arus di Sungai Paya Jambu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut). Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
"Korban ditemukan meninggal dunia, mengambang di pinggiran sungai sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, Rabu (28/10/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, kata Hery, kejadian berawal pada Minggu (25/10/2026) sekira pukul 19.00 WIB. Saat itu, korban bersama tiga orang lainnya sedang berada di sungai tersebut.
Saat hendak menyeberangi sungai, korban hanyut terbawa arus karena mengalami kelelahan. Teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun tidak berhasil.
Peristiwa itu dilaporkan ke BPBD Langkat dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan. Usai menerima informasi itu, enam personel Tim Rescue dikerahkan ke lokasi untuk mencari korban.
"Dalam pelaksanaan pencarian, Tim SAR Gabungan membagi unsur pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU)," ujarnya.
SRU 1 melaksanakan pencarian di sekitar LKP menggunakan Aqua Eye, dilanjutkan dengan penyisiran permukaan air menggunakan perahu LCR sejauh kurang lebih 1 kilometer ke arah hilir sungai. Sementara itu, SRU 2 melakukan pencarian melalui penyisiran darat sejauh kurang lebih 1 kilometer dari LKP ke arah hilir sungai.
"Setelah ditemukan, korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.
Kontributor : M. Aribowo