SuaraSumut.id - Suara.com - Sebanyak 4 orang tewa dalam ledakan maut di bengkel las di Deli Serdang, Sumatera Utara. Bahkan mobil di sana mengalami kerusakan sampai 70 persen.
Ledakan besar di Deli Serdang, Sumatera Utara berasal dari sebuah bengkel las.
Ledakan terjadi di Jalan Teuku Amir Hamzah, Kecamatan Hamparan Perak, Tandem Hulu II, Deli Serdang.
“Di lokasi kejadian sudah dipasangi garis police line. Penyebab kejadian masih dalam penyelidikan,” kata Danyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Bernhard L Malau kepada wartawan.
Bengkel tersebut diketahui milik warga bernama Suriono. Ledakan terjadi, Kamis (27/8/2020).
Ledakan diduga berasal dari tabung gas. Ledakan mengakibatkan bangunan bengkel hancur.
“Dari informasi yang kita terima ledakan berasal dari tabung gas elpiji dan tabung gas oksigen, sehingga menghancurkan bangunan bengkel,” kata Danyon.
Dikabarkan 4 orang meninggal dunia. Selain itu 9 orang mengalami luka berat.
“Untuk data saat ini korban meningga 4 orang, dan 9 orang mengalami luka berat sudah di larikan ke rumah,” ungkapnya.
Baca Juga: Rumah Panggung Ambruk dan Hanyut ke Laut, Pemiliknya Masih Misterius
Sementara itu dua unit mobil yakni jenis Toyota Rush BK 1706 EW dan mobil Mitsubishi Kuda BK 1907 DU mengalami kerusakan akibat ledakan tersebut.
Berita Terkait
-
Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan
-
Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi
-
Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas
-
Menyusuri Hidden Paradise Deli Serdang: Danau Linting dan Lau Mentar
-
Hidup Bak di 'Neraka', Warga Iran Minum Obat Penghilang Sakit Agar Bisa Tidur
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Effendi Simbolon Instruksikan Regenerasi PSBI: Dorong Kaum Muda Pimpin Organisasi
-
Iran Sodorkan 5 Syarat untuk Perundingan Kedua dengan AS, Apa Saja?
-
Buruh Harian di Aceh Barat Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Pelecehan Anak di Bawah Umur
-
Kisah Salbiah, Pasukan Merah yang Terjun ke Sungai untuk Menolong Korban Kecelakaan di Sergai
-
KAI Sumut Tambah Kapasitas KA Sribilah Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus