Suhardiman
Rabu, 09 September 2020 | 16:49 WIB
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

SuaraSumut.id - Jumlah positif virus corona atau Covid-19 di Sumatara Utara terus melonjak.

Kasus positif Covid-19 menjadi 7.964 kasus, Rabu (9/9/2020). Jumlahnya bertambah 132 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.824 pasien covid-19 dinyatakan sembuh. Jumlahnya bertambah 91 orang per hari ini.

Sedangkan pasien meninggal berjumlah 343, bertambah 1 jiwa.

Vaksin Merah Putih

Vaksin Merah Putih yang sedang dikembangkan oleh peneliti dalam negeri diperkirakan akan diproduksi pada 2021.

Hal itu dikatakan Menteri Riset dan Teknologi (Mensristek) Bambang Brodjonegoro usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020).

"Perkiraannya triwulan IV tahun 2021 kita bisa produksi dalam jumlah besar," kata Bambang dilansir Antara.

Bambang mengatakan, vaksin tersebut akan melengkapi vaksin Covid-19 yang awalnya akan didatangkan dari Cina (Sinovac) dan G42 dari Uni Emirat Arab.

Baca Juga: Hilang saat Mandi di Sungai Kapuas, Pria Ini Diduga Tenggelam

Selain uji klinis calon vaksin Covid-19 dari luar negeri, kata Bambang, Indonesia juga tengah mengembangkan vaksin produksi dalam negeri yang dinamakan vaksin Merah Putih.

Sebelum diproduksi secara besar pada triwulan IV tahun 2021, kata Bambang, terdapat beberapa proses yang harus dilewati, yakni uji pada hewan di akhir 2020.

Formulasi produksi kemudian diuji klinis tahap 1, 2 dan 3 di awal 2021. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kemudian akan menentukan keamanan dari vaksin tersebut.

Jika BPOM menyatakan vaksin tersebut aman dan mampu untuk menjaga daya tahan tubuh, maka PT Bio Farma Persero akan melakukan produksi dalam jumlah besar.

"Harapannya tentunya proses vaksinasi nantinya bisa segera dikerjakan," kata Bambang yang juga Ketua Penanggung Jawab Tim Vaksin Merah Putih.

Ia mengatakan, bibit vaksin yang dikembangkan untuk menjadi vaksin Merah Putih menggunakan isolat virus yang beredar di Indonesia.

Load More