- Nilai Tukar Petani di Sumatera Utara naik 3,37 persen pada April 2026 mencapai angka indeks 162,45.
- Peningkatan NTP dipicu kenaikan indeks harga diterima petani atas komoditas gabah, kelapa sawit, jagung, karet, dan kopi.
- Subsektor tanaman pangan dan perkebunan rakyat mencatat pertumbuhan positif dibandingkan data pada bulan sebelumnya menurut BPS Sumut.
SuaraSumut.id - Nilai Tukar Petani (NTP) pada April 2026 mengalami kenaikan sebesar 3,37 persen pada April 2026, dibandingkan bulan sebelumnya.
Kenaikan tersebut didorong dengan meningkatnya indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 202,20.
Komoditas penyumbang di antaranya gabah, kelapa sawit, jagung, karet, dan kopi. Hal ini dikatakan oleh Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara Asim Saputra.
"Nilai Tukar Petani Sumut pada April 2026 naik 3,37 persen atau 162,45 dibandingkan bulan sebelumnya," katanya melansir Antara, Rabu, 6 Mei 2026.
Indeks harga yang dibayar petani hanya naik tipis menjadi 124,46, dengan komoditas penyumbang di antaranya bawang merah, minyak goreng, urea, beras, dan kalium klorida.
Kemudian NTP subsektor tanaman pangan naik 1,53 persen menjadi 107,38 dibandingkan bulan sebelumnya. Sub sektor tanaman perkebunan rakyat juga naik 4,94 persen menjadi 235,96.
Untuk nilai tukar usaha pertanian (NTUP), BPS Sumut mencatat indeks harga yang diterima petani sebesar 202,20 atau naik 3,43 persen, dengan komoditas penyumbang di antaranya kelapa sawit, gabah, karet, dan jagung.
Sementara itu, indeks biaya produksi dan penambahan barang modal hanya meningkat tipis 0,48 persen, dengan komoditas penyumbang seperti upah memanen, oli, dan pupuk urea.
Berita Terkait
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria
-
Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi
-
DPRD DKI Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Kebijakan Pembangunan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stok Beras Aceh Tembus 123 Ribu Ton, Bulog Pastikan Aman hingga Awal 2027
-
Kebakaran Hebat Landa Pabrik Mainan di Medan Johor, 11 Rumah Terdampak
-
Tersangka Pembukaan Lahan Secara Ilegal di Aceh Timur Ditahan
-
3 Orang Jadi Tersangka Kasus Kematian Pria di Area PT APN Labura
-
Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'