SuaraSumut.id - Akhyar Nasution kembali maju di Pilkada Medan 2020. Ia akan berhadapan dengan Bobby Nasution yang merupakan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dilihat SuaraSumut.id (Suara.com), Jumat (25/9/2020), Akhyar tercatat memiliki harta Rp 3.114.348.855.
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut merupakan laporan Akhyar pada Desember 2019. Ia melaporkan sebagai Wakil Wali Kota Medan.
Akhyar tercatat memiliki dua bidang tanah dan bangunan di Medan dan Deli Serdang sebagai hasil sendiri senilai Rp 1.637.318.000. Akhyar juga tercatat memiliki dua unit kendaraan senilai Rp 78 juta.
Tak hanya itu, Akhyar juga tercatat punya harta bergerak senilai Rp 160 juta, kas setara kas Rp 1,2 miliar. Akhyar tercatat tak memiliki utang.
Sedangkan pasangannya Salman Alfarisi tercatat mempunyai harta Rp 2.208.180.040.
Salman memiliki tiga bidang tanah dan bangunan di Medan senilai Rp 1,9 miliar. Salman juga memiliki kendaraan senilai Rp 5 juta dan utang 148.078.139.
LHKPN tersebut merupakan laporan Salman pada Desember 2019. Ia melapor sebagai Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara.
Diketahui, pada Pilkada Medan 2020, pasangan Akhyar-Salman mendapat nomor urut 1. Mereka diusung Demokrat dan PKS.
Baca Juga: Menyoal Urgensi Pilkada di Tengah Pandemi
Sedangkan Bobby Nasution-Aulia Rachman mendapat nomor urut 2. Mereka diusung PDIP, Gerindra, PAN, Golkar, NasDem, PPP, PSI, dan Hanura.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital