Suhardiman
Jum'at, 06 Maret 2026 | 16:23 WIB
Warga melakukan ronda malam di pos kamling sebagai upaya menjaga keamanan lingkungan. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Pemkot Medan menargetkan 2.001 pos keamanan lingkungan tersebar di 21 kecamatan selesai aktif pada Juni 2026.
  • Wali Kota Medan menyatakan pos kamling berfungsi sebagai pusat koordinasi keamanan dan sarana mempererat kerukunan warga.
  • Jumlah pos kamling aktif telah meningkat dari 1.160 unit menjadi sekitar 1.450 unit sebelum target akhir.

SuaraSumut.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menargetkan 2.001 pos pengamanan lingkungan (pos kamling) yang tersebar di 21 kecamatan wilayah itu akan rampung pada Juni 2026.

"Insyaallah, target kita sampai pertengahan tahun ini seluruh 2.001 lingkungan di Kota Medan sudah memiliki pos kamling yang aktif," kata Wali Kota Medan Rico Waas, melansir Antara, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia mengatakan bahwa keberadaan pos kamling sangat penting yang harus dimiliki kota setempat. Pos kamling menjadi salah satu pusat koordinasi warga dalam menjaga keamanan sekaligus menyelesaikan persoalan di lingkungan secara dini.

Selain itu, Rico Waas mengatakan keberadaan pos kamling juga menjadi sarana silahturahmi demi mempererat kerukunan antara bermasyarakat.

Oleh karena itu, Ia menegaskan pemerintah kota setempat berkomitmen merampungkan pengaktifan pos kamling di seluruh kecamatan di wilayah itu.

"Pada Agustus tahun lalu, jumlah pos kamling aktif tercatat sekitar 1.160 unit. Kini jumlahnya telah meningkat menjadi sekitar 1.450 unit," kata dia.

Dalam pengaktifan pos kamling, Rico Waas mengaku telah menginstruksikan kecamatan untuk berkoordinasi dengan kelurahan dan melaporkan dengan pemerintah kota setempat.

Nantinya, kata dia, pemerintah kota setempat terlebih dahulu bakal mengecek kesiapan lingkungan sebelum pos kamling tersebut diaktifkan.

"Pos kamling itu juga akan melibatkan pemangku kebijakan terkait lainnya seperti TNI/Polri. Kami sudah berkoordinasi," katanya.

Load More